Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Janda Biduan Dangdut Rudapaksa Remaja Selama 3 Hari, Dibuat Mabuk, 'Leher dan Jari Saya Digigit'

Akhirnya korban mabuk, di momen tersebutlah DP membawa korban ke kamarnya lalu melakukan hubungan layaknya suami istri

Editor: Finneke Wolajan
medium.com
Ilustrasi pemerkosaan 

Ayahnya SA geram mendengar pengakuan sang anak.


Ilustrasi pemerkosaan

Ia lalu melaporkan biduan dangdut itu ke Polisi karena diduga telah merusak masa depan anaknya.

Berdasarkan keterangan korban, pelajar kelas X sekolah menengah atas (SMA) itu mengenal sang biduan pada acara pernikahan di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.

Di pernikahan itu, korban bertugas mengambil video resepsi yang menghadirkan hiburan orkes dangdut tersebut.

DP merupakan salah satu penyanyi di orkes itu.

Mereka berkenalan dan bertukar nomor ponsel. 

Heri menambahkan, FU mengaku sering diajak makan bahkan dibawa ke salon oleh DP.

"Pada Minggu (11/04/21) lalu FU dihubungi lewat ponsel dan diminta datang ke rumahnya DP.

 Sesampainya, FU kemudian disuruh beli minuman keras dan dipaksa untuk minum.

Akhirnya korban mabuk, di momen tersebutlah DP membawa korban ke kamarnya lalu melakukan hubungan layaknya suami istri," jelas Heri saat dihubungi Kompas.com, Kamis (22/4/2021).

Korban FU mengaku pencabulan dan pemerkosaan itu dilakukan DP yang merupakan janda 1 anak itu kepadanya selama 3 hari berturut-turut.


Ilustrasi pemerkosaan (Medium.com)

FU juga menagku dirudapaksa di tiga tempat yang berbeda sejak 11-13 April 2021.

"Setelah mabuk saya dicabuli dan diajak berhubungan intim oleh DP”.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved