Bandara Sam Ratulangi
AP I Bandara Samrat Prediksi Larangan Mudik Bakal Tekan Jumlah Penumpang, Anomali Libur Lebaran
Masa liburan Lebaran 1442 Hijriah tahun ini agaknya kembali akan menjadi anomali bagi dunia penerbangan
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Masa liburan Lebaran 1442 Hijriah tahun ini agaknya kembali akan menjadi anomali bagi dunia penerbangan.
Masa yang biasanya menjadi puncak pergerakan penumpang, tahun ini agaknya akan berbeda.
"Kami lihat trennya akan seperti masa Lebaran tahun lalu," ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Minggus ET Gandeguai, Jumat (24/04/2021).
Baca juga: Disnakertrans Minahasa Selatan Buka Posko Aduan Masalah THR, Bupati Minta Buruh Menabung
Baca juga: Wanita Ini Disekap dan Disiksa Bak Anjing oleh Pacar, Sekujur Tubuh Disundut Rokok dan Ditusuk Obeng
Baca juga: Percakapan Terakhir Kolonel Harry Setiawan Sebelum Naik KRI Nanggala-402, Hubungi Sang Ibu
Hal ini menyusul adanya larangan mudik dikeluarkan pemerintah yang berlaku 6-17 Mei 2021.
"Karena nanti yang bisa melakukan perjalanan itu hanya orang tertentu terkait kedinasan, alasan sakit dan lain-lain," jelasnya.
Minggus bilang, tren peningkatan jumlah penumpang mulai terjadi sejak awal bulan ini hingga awal Ramadan lalu.
Beberapa hari terakhir, kata Minggus, jumlah penumpang masih bertahan di angka rata-rata 3 ribuan orang per hari.
Baca juga: Selang Seminggu Jajaran Polda Sulut Musnahkan Puluhan Knalpot Bising
Baca juga: Bandara Samrat Mulai Perketat Syarat bagi Pelaku Perjalanan Jelang Larangan Mudik Lebaran
Baca juga: Selang Seminggu Jajaran Polda Sulut Musnahkan Puluhan Knalpot Bising
Sebelum keluar SE Satgas Covid-19 tentang adanya larangan mudik, Minggus bilang, jumlah penumpang mulai mendekati angka rata-rata sebelum pandemi.
"Sudah lebih baik dari tahun 2020," katanya.
Sedangkan jumlah penerbangan, masih normal di angka rata-rata 20-an penerbangan per hari.
Baca juga: 10 Insiden yang Melibatkan Kapal Selam dalam 6 Tahun Terakhir, dari K-150 Tomsk hingga KRI Nanggala
Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pagi, Seorang Pengendara Motor Beat Tewas Terlindas Truk Trailer, Gagal Nyalip
Baca juga: Bolsel Dilanda Cuaca Ekstrem, Wabup Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
"Untuk semetara masih landai. Mungkin nanti di periode 6-17 Mei. Pastinya sangat berpengaruh," jelasnya.
Minggus mengatakan, pihaknya siap melaksanakan aturan terkait larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah.
"Karena ini demi memutus rantai pandemi Covid-19," katanya.(ndo)
Baca juga: Wanita Ini Disekap dan Disiksa Bak Anjing oleh Pacar, Sekujur Tubuh Disundut Rokok dan Ditusuk Obeng
Baca juga: Chord Gitar Lagu Hidup Hanya Sekali - Garasi: Janganlah Kau Diam Terus Berjalan
Baca juga: Mengenal Yolanda Defrity Rompas Pengacara Cantik Asal Manado
YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/suasana-di-terminal-keberangkatan-bandara-internasional-sam-ratulangi-94.jpg)