Kasus Narkoba
Video Detik-detik Oknum Anggota DPRK Bireuen Tertangkap Bawa Sabu 25 Kg, Sudah DPO Sejak Bulan Maret
Polda Sumatera Utara (Poldasu), berhasil menangkap tiga pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu dalam wilayah Aceh Timur, Selasa (20/4/2021)
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) dilaporkan ditangkap saat membawa sabu.
Info tertangkapnya mafia sabu–sabu itu, beredar cepat di media sosial Facebook dan grup-grup WhatsApp.
Ia ditangkap oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) di jalan Medan-Banda Aceh tepatnya di halaman masjid, di Gampong Beusa Beurano, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur.
Polda Sumatera Utara (Poldasu), berhasil menangkap tiga pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu dalam wilayah Aceh Timur, Selasa (20/4/2021) pagi.
Pelaku yang Ditangkap tiga orang, dua laki-laki satu perempuan, dan salah satu laki-laki merupakan oknum anggota DPRK Bireuen berinisial US.
Dalam video yang beredar di media sosial, dan group WhatsApp, tampak petugas mengambil narkoba yang dibungkus plastik hitam yang disimpan di bagian mesin depan mobil.
• Cerita Gadis Cantik Menang Lotre Rp 20 Miliar, Diusia 17 Tahun Hidup Berubah Glamor, Kini Menyesal
Kemudian mobil tersebut digiring ke dalam halaman masjid untuk dilakukan penggeledahan dan penangkapan.
Sebelumnya US sudah ditetapkan sebagai DPO Polda Sumatera Utara terkait keterlibatannya dalam pengedaran narkoba jaringan Sumatera Utara dan Aceh.
Poldasu berhasil menghadang mobil Doble Cabin warna hitam NM 8330 TM di depan masjid Gampong Beusa Meurano, Kecamatan Peureulak Kota, Aceh Timur, Selasa pagi sekitar pukul 06.30 WIB.
Total narkoba yang diamankan sebanyak 25 bungkus.
Dalam foto yang beredar tampak US bersama satu orang lainnya yang belum diketahui identitasnya dengan tangan terborgol didudukkan di depan barang bukti yang diduga sabu-sabu sebanyak 25 paket di salah satu halaman masjid dengan dijaga oleh aparat keamanan.
Saat penangkapan, juga turut diamankan sebanyak 25 bungkus sabu yang dikemas dengan plastik warna hitam yang sembunyikan bagian mesin mobil jenis double cabin.
Mobil warna hitam BM 8330 TM tersebut disebut-sebut dikendarai oleh Usman dari Bireuen menuju arah Medan.