Olly Dondokambey
Ada Apa Olly Dondokambey Sindir BPJN XV: Miskin Amat!
Dilonyarkan saat hadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan KONI Sario, Kota Manado, Sulut, Rabu (21/4/2021).
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Jumadi Mappanganro
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey 'menyindir' Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XV Sulut.
"Ahhh, miskin amat," ucap Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPD I PDIP Sulut itu.
Sindiran Olly itu disampaikan saat menghadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan KONI Sario, Kota Manado, Sulut, Rabu (21/4/2021).
Apa apa gerangan?
Pada Apel Kesiapsiagaan Bencana itu, pria berusia 59 tahun ini meninjau sejumlah peralatan yang disiagakan.
Terlihat beberapa mobil operasional, truk, alat berat, motor trail, dapur umum hingga peralatan lainnya.
Tiba di barisan personel BPJN Sulut, suami Rita Tamuntuan ini langsung menyindir instansi di bawah Kementerian PUPR itu.
"Ahhh, miskin amat,'' kata Olly di hadapan pejabat BPJN XV Sulut.
Sindiran itu buntut dari minimnya peralatan yang digelar instansi tersebut.
BPJN hanya membawa 1 unit loader, 1 unit truk, dan 1 unit mobil bak terbuka.
Padahal dari segi peralatan BPJN terkenal paling lengkap.
Baca juga: Spesifikasi Kapal Selam KRI Nanggala-402 TNI AL, Jadi Bagian Alutsista Indonesia Sejak 1981
Usai disindir Gubernur, Pejabat BPJN yang ada di lokasi beralasan alat-alat berat mereka berada di lapangan
"Alat yang lain ada di lapangan, tidak mungkin kan dibawa semua ke sini," ujar seorang pejabat.
Beda dengan instansi Balai Sungai yang juga di bawah Kementerian PUPR yang membawa satu unit eskavator merek Pindad dalam apel tersebut.
Apel Kesiapsiagaan
Apa Siaga Bencana itu dilakukan sekaitan adanya beberapa bencana alam akibat cuaca ekstrem melanda sebagian wilayah Sulut beberapa hari terakhir.
Olly Dondokambey hadir selaku pembina bersama Forum Komunikasi Pimpinan Dawrwh
Para pemangku kepentingan kebencanaan hadir dalam kegiatan ini yakni BPBD, TNI, Polri, BMKG, Basarnas, PMI, Balai Sungai, Balai Jalan, Dinas PUPR serta stakeholder kebencanaan lainnya.
Tak hanya personel yang disiapkan, setiap instansi mengerahkan peralatan masing-masing, dari mobil, truk, ekkavator, loader, hingga perangkat komunikasi.
Semuanya digelar di Lapangan KONI Sario.
Baca juga: Cuaca Besok Kamis 22 April 2021, Hujan Lebat & Angin Kencang, BMKG Ingatkan Daerah-daerah Ini
"Saya mengapresiasi kegiatan ini, terima kasih pihak yang bersinergi dalam penanggulangan bencana," ujar Gubernur.
Paradigma penanggulangan bencana dari responsif ke preventif. Kesiapasiagaan bentuk preventif.
"Apel dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah dan elemen masyarakat dalam rangka penanggulangan bencana suntik meminimalisir," katanya.
Sulut termasuk daerah dengan indeks bencana risiko tinggi.
Adapun risiko bencana di antaranya banjir, longsor, gempa, angin puting beliung, dan gelombang pasang.
Lebih dari itu tetap waspada bencana di daerah, jalin kordinasi dana komunikasi supaya respon cepat.
"Penanggulangan bencana urusan bersama," kata mantan Anggota DPR RI ini. (ryo)