Berita Bitung
Saluran Utama Bermasalah, Hubungi Tim Helm Merah Dinas PUPR Kota Bitung
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), kembali membuat sebuah inovasi
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), kembali membuat sebuah inovasi.
Apa itu? Helm Merah. Helm merah adalah kumpulan pekerja non aparatur sipil negara (ASN), bentukan Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Bitung.
Akan melakukan trobosan quick respons atau respons cepat terhadap pelayanan publik.
Baca juga: Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara Hadiri Sosialisasi Pengisian JPT dan Penegakan Disiplin PNS
Baca juga: Pita Hitam Sulut United untuk Coach Leo Soputan di Stadion Klabat Manado
Baca juga: Tips Berkendara Sepeda Motor di Bulan Puasa, Jaga Fisik dan Konsentrasi saat Berkendara
"Jadi tim helm merah ini hadir, menyusul lahirnya tim kuning. Yang sudah ada sebelumnya, memiliki tugas dan fungsi untuk menangani jalan-jalan berlubang.
Sedangkan helm merah untuk penanganan saluran outlet dan saluran alur terjadi sedimentasi di Kota Bitung," tutur Rudy Theno Kepala Dinas PUPR didampingi Rizal Sompotan Kepala Bidang SDA Dinas PUPR saat melaunching tim helm merah di kantor Dinas PUPR, Senin (19/4/2021).
Rudy Theno menjelaskan, bagi masyarakat mengetahui, melihat bahkan mengalami masalah pada outlet dan saluran alur, bisa menghubungi tim merah.
Dengan cara cukup mengakses grup Facebook Konsultasi Pelayanan Publik Pemkot Bitung (KP3B), dengan menuliskan Tanda Pagar #HelmMerah.
Baca juga: Sulut United FC: Almarhun Leo Soputan Sosok tegas, Disiplin dan Tanpa Kompromi
Baca juga: Terkait Namanya yang Digadang Masuk Bursa Pilkada Tomohon 2024, Begini Tanggapan SAS
Baca juga: Cuaca Ekstrem, Pasokan Listrik Terhenti, PLN Bereaksi Cepat Upayakan Penormalan Secepatnya
Disertai dengan lokasi atau alamat jelas, agar tim helm merah dengan cepat mendatangi lokasi yang di maksud untuk melakukan penanganan.
Dia menjelaskan, untuk sistem kerja dari tim helm merah berdasarkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang ada didalam tim helm merah.
"Jadi kalau ada lokasi yang belum sempat dikerjakan, ditundah pada keesokan harinya atau lusa," tambahnya.
Disentil terkait kerja tim helm merah menyasar outlet atau saluran alur, yang notabennya tugas seperti ini ada di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Baca juga: Badai Super Typhoon Terjang Sulut, Gubernur Olly Dondokambey: 4 Pohon Cempaka Saya Roboh
Baca juga: 8 Fakta Rimar Callista, Calon Juara Indonesian Idol Special Season, Tampil Malam Ini di Grand Final
Baca juga: TERBARU, Daftar Harga Ponsel Oppo Bulan April 2021, Oppo A92 hingga Oppo A15
Rudy bilang, untuk Dinas Perkim sasarannya drainase di permukiman warga, sedangkan tim helm merah dari Dinas PUPR menyasar saluran outlet primer atau utama dan saluran alur alais yang besar-besar dari hulu hingga hilir.
Terlepas dari itu pihaknya sangat mengharapkan adanya kerjasama antara dua instansi pemerintah kota Bitung ini, baik Dinas Perkim dan PUPR untuk berkolaborasi menangani dan menjawab masalah di lapangan.
"Nantinya akan ada koordinasi secepatnya, sehingga bisa melaksanakan secara sporatis atau bersama-sama," tambahnya.
Rudy juga menambahkan, inovasi dan trobosan ini merupakan bagian tak terpisahkan dengan program 100 hari pemerintahan Maurits Mantiri Wali kota Bitung dan Hengky Honandar Wakil wali kota Bitung.
Baca juga: TERBARU, Daftar Harga Ponsel Oppo Bulan April 2021, Oppo A92 hingga Oppo A15
Baca juga: Sulut United FC: Almarhun Leo Soputan Sosok tegas, Disiplin dan Tanpa Kompromi
Baca juga: Wabup Moktar Parapaga: Diimbau Warga Talaud Tetap Waspada Akan Cuaca Ekstrem