Torang Kanal
Mahasiswi Cantik, Kezia Malonda, Siapkan Jaket Hujan saat Bepergian
Kezia Malonda, ternyata punya tips dan cara untuk menghadapi hujan dan berangin.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Cuaca Ekstrem melanda sebagian wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Cuaca ekstrem ditandai curah hujan tinggi disertai angin kencang.
Sebagai warga, yang melakukan aktivitas sehari-hari harus waspada menghadapi cuaca ekstrem.
Kezia Malonda, Mahasiswi International Business Administration (IBA), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, ternyata punya tips dan cara untuk menghadapi hujan dan berangin.
Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi pagi, Seorang Penumpang Tewas Terjepit, Pikap Hindari Motor Malah Menabrak Truk
Baca juga: Moktar: Studi Banding ke Luar Daerah Pemkab Talaud Kembangkan Tiga Program Gentaja
Baca juga: 4 Artis Indonesia yang Nikahi Anak Cucu Soeharto, Diantaranya Harus Berakhir dengan Perceraian
“Harus siapkan jas atau jaket hujan, pakaian cadangan. Tumbler hingga obat-obatan untuk flu, demam dan batuk,” tutur Kezia Malonda.
Selain itu lanjut Kezia Malonda mahasiswi semester delapan ini, mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dengan menyediakan barang-barang cadangan.
Guna meminimalisasi risiko untuk terkena gangguan kesehatan hingga imun menurun, karena masuk angin atau penyakit lainnya.
Menjaga imun sangat penting, karena saat imun menurun akan berdampak pada mudahnya tubuh kita terpapar penyakit bahkan Covid-19 yang masih ada sampai saat ini.
Baca juga: Irwansyah Panik Baby Ukkasya Mendadak Kejang, Suami Zaskia Sungkar Langsung Telepon Dokter
Baca juga: Jokowi Reshuffle Kabinet, Gubernur Sulut Digadang Jadi Menteri, Ini Respons Olly Dondokambey
Baca juga: Era Kepemimpinan Jokowi, Aset Keluarga Presiden Kedua RI Banyak yang Direbut Negara, Ini Faktanya
Hal-hal di atas, dipelajari Noni Intelegensia Unsrar tahun 2020 lewat pengalaman-pengalaman.
Kemal dan Kez begitu dia disapa, menghimbau kepada warga ketika menghadapi cuaca ekstrem agar selalu sigap dan waspada.
Menyediakan hal-hal yang perlu dipersiapkan, seperti di atas.
Karena akan sangat membantu jika seandainya terjebak dalam cuaca buruk.
Tindakan kecil tersebut akan terasa dampaknya saat kita terjebak dalam situasi tertentu.
Baca juga: Sebuah Gereja di Kepulauan Talaud Ambruk Diterjang Angin Kencang
Baca juga: Laporan Cuaca Terkini Sulut, Badai Makin Ganas Masuk Kategori Super Typhoon
Baca juga: Sosok Asisten Pelatih Leo Soputan di Mata Manajemen Sulut United: Kami Berduka Cita Sangat Dalam
“Bahasa gampangnya, jangan menganggap remeh hal-hal yang dapat membantu kita menghadapi cuaca buruk saat ini,” jelasnya.
Sepanjang hidupnya, pernah mengalami kehujanan saat cuaca ekstrim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kezia-malonda.jpg)