Nasional
Saiful Basri Terduga Teroris yang Serahkan Diri, Bogkar Aksi Teror Sasar Pom Bensin Milik China
Ia mengetahui dan ikut serta dalam dalam percobaan pembuatan bahan peledak yang diinisiasi oleh Zulaimi Agus, Ahmad Junaidi dan Malik.
Saiful mengungkapkan, pom bensin milik Pertamina di Jalan Raya Bogor menjadi sasaran teror.
Baca juga: Gibran Rakabuming Percaya Diri Dengan Zona Hijau, Izinkan Warga Solo Mudik, Padahal Dilarang
"Tujuan pembuatan bahan peledak dengan sasaran pom bensin Pertamina milik China,
pipa gas di Jalan Raya Bogor sebagai bentuk teror agar negara merasa rugi
sebagai wujud protes ditangkapnya Habib Rizieq Shihab," ucap dia.
"Saya juga ikut kegiatan survei lokasi di sasaran ledakan yaitu pipa
di daerah Jalan Raya Bogor bersama dengan Bambang dan Noval," tambahnya.
Ikut Merakit Bom untuk Diledakkan di SPBU Jalan Raya Bogor
Terduga teroris Saiful Basri membuat pengakuan seusai menyerahkan diri ke Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Pengakuan terduga teroris Saiful Basri dibuat melalui sebuah rekaman video.
Dalam video tersebut, Saiful Basri mengaku sebagai anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) tahun 1998.
Ia mengetahui dan ikut serta dalam dalam percobaan pembuatan
bahan peledak yang diinisiasi oleh Zulaimi Agus, Ahmad Junaidi dan Malik.
"Saya membeli dan menyiapkan bahan campuran peledak berupa
arang bersama dengan Nouval atas perintah Bambang," kata Saiful dalam video yang diterima TribunJakarta.com, Jumat (16/4/2021).
Saiful mengungkapkan, pom bensin milik Pertamina di Jalan Raya Bogor menjadi sasaran teror.