Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Saiful Basri Terduga Teroris yang Serahkan Diri, Bogkar Aksi Teror Sasar Pom Bensin Milik China

Ia mengetahui dan ikut serta dalam dalam percobaan pembuatan bahan peledak yang diinisiasi oleh Zulaimi Agus, Ahmad Junaidi dan Malik.

Editor: Alpen Martinus
via Tribratanews.polri.go.id
Ilustrasi - Penangkapan teroris oleh Densus 88 

Saiful mengungkapkan, pom bensin milik Pertamina di Jalan Raya Bogor menjadi sasaran teror.

Baca juga: Gibran Rakabuming Percaya Diri Dengan Zona Hijau, Izinkan Warga Solo Mudik, Padahal Dilarang

"Tujuan pembuatan bahan peledak dengan sasaran pom bensin Pertamina milik China,

pipa gas di Jalan Raya Bogor sebagai bentuk teror agar negara merasa rugi

sebagai wujud protes ditangkapnya Habib Rizieq Shihab," ucap dia.

"Saya juga ikut kegiatan survei lokasi di sasaran ledakan yaitu pipa

di daerah Jalan Raya Bogor bersama dengan Bambang dan Noval," tambahnya.

Ikut Merakit Bom untuk Diledakkan di SPBU Jalan Raya Bogor

Terduga teroris Saiful Basri membuat pengakuan seusai menyerahkan diri ke Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pengakuan terduga teroris Saiful Basri dibuat melalui sebuah rekaman video.

Dalam video tersebut, Saiful Basri mengaku sebagai anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) tahun 1998.

Ia mengetahui dan ikut serta dalam dalam percobaan pembuatan

bahan peledak yang diinisiasi oleh Zulaimi Agus, Ahmad Junaidi dan Malik.

"Saya membeli dan menyiapkan bahan campuran peledak berupa

arang bersama dengan Nouval atas perintah Bambang," kata Saiful dalam video yang diterima TribunJakarta.com, Jumat (16/4/2021).

Saiful mengungkapkan, pom bensin milik Pertamina di Jalan Raya Bogor menjadi sasaran teror.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved