Kesehatan
Ini Warna Kotoran Telinga Yang Normal, Berikut Artinya Jika Berwarna Kuning, Putih atau Hitam
Warna kotoran telinga yang normal dan artinya jika berwarna hitam atau putih. Perhatikan jika anda mengorek kotoran telinga.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Warna kotoran telinga yang normal dan artinya jika berwarna hitam atau putih.
Perhatikan jika anda mengorek kotoran telinga.
Lihat warna dan cari tahu artinya.
Ternyata warna kotoran telinga kuning itu menandakan kondisi normal.

Baca juga: Tips Memilih Makanan Saat Sahur dan Buka Puasa
Baca juga: Gempa di Darat Tadi Malam, Ini Lokasi dan Kekuatannya
Baca juga: Sosok Model Cantik Prancis yang Nikahi Pria Aceh, Pilih Masuk Islam: Saya Bangga Menjadi Orang Islam
Berbeda dengan warna kotoran telinga putih atau hitam.
Kotoran telinga atau dalam bahasa medis serumen dihasilkan secara normal di liang telinga.
Secara kasat mata, pada umumnya kotoran telinga bewarna kuning, lengket dan bertekstur tidak ubahnya seperti lilin.
Walau terkesan menjijikkan, itu menandakan jika telinga dalam kondisi normal.
Karena, warna serumen dapat berubah-ubah sesuai kebersihan dan kesehatan pada telinga.
Kadangkala dapat pula menjadi alarm untuk segera mengkonsultasikannya pada dokter.

Hal ini diungkapkan oleh Dr Sally Mahdiani Sp.T.H.T- K.L (K), M.Kes.
Jika serumen atau kotoran telinga bewarna kuning dan lengket seperti tekstur lilin,
maka itu justru menjadi pertanda baik.
Tekstur lengket memberikan tingkat keasaman yang dapat melindungi telinga kita.
"Karena dari penampilan kuning, lengket sepeti lilin menjaga pH dan keasaman telinga kita.
Kurang dari 6 pH sehingga tidak ada jamur yang tumbuh.
Begitu pula binatang yang masuk ke dalam,
akan mati terkena lengketnya serumen.
Itu normal," katanya pada live streaming Radio Kesehatan, Rabu (14/4/2021).

Ada pula tekstur bewarna putih yang keluar dari telinga.
Kita sering menyangka sebagai kotoran, padahal tidak.
Karena bukan produksi dari serumen itu sendiri.
Menurut Sally, benda putih tersebut adalah kulit yang mengering di dalam telinga dan mengupas.
Itu terhitung masih normal karena kulit memang berganti 120 hari sekali.
Sedangkan kotoran telinga yang bewarna hitam dan keras, tadinya merupakan serumen normal.
Namun terdorong ke belakang saat dibersihkan sendiri.
Sekian lama di dalam sana, serumen tersebut mengeras dan menghitam.
"Bagaimana pun, kebiasaan mengorek harus dihindari.
Kalau kotoran telinga lengket seperti lilin jangan merasa jijik.
Justru seperti itu yang normal.
Dan kalau mau bersihkan telinga, di depan daun telinga saja," katanya lagi. (*)
Artikel ini telah tayang di:
Tribunnews.com dengan judul Kotoran Telinga Bisa Berbeda Warna, Jika Kuning Lengket Seperti Lilin Tandanya Normal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-warna-kotoran-telinga.jpg)