Berita Bitung
Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Sepakat Bebas KKN
Wakapolres, panitia dan seluruh peserta seleksi berkomitmen untuk bersungguh-sungguh melaksanakan sistem seleksi dengan penuh kejujuran
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rhendi Umar
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sepakat hindari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme atau populer dengan istilah KKN.
Menjadi bagian tak terpisahkan, pada pelaksanaan seleksi penerimaan terpadu Anggota Polri tahun anggaran 2021 untuk Bintara dan Tamtama.
Hal ini sebagaimana disampaikan Kompol Prevly Tampanguma Wakpolres Bitung, ketika memimpin pelaksanaan pengambilan simpah dan penandatangan pakta integritas, panitia dan peserta di Aula Endra Dharmalaksana lantai 2 kantor Polres Bitung, Selasa (13/4/2021).
Pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas dalam Seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A. 2021 (Bintara dan Tamtama) yang digelar Polres Bitung diikuti oleh seluruh panitia, peserta, dan orang tua peserta seleksi.
Wakapolres Bitung Kompol Prevly Nevy I Tampanguma, S.H. didampingi Kabag Sumda Kompol Felix Aramana.
Dihadiri oleh perwakilan peserta dan orang tua, serta diikuti melalui virtual oleh seluruh peserta, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Dalam pengambilan sumpah yang dipandu oleh Wakapolres, panitia dan seluruh peserta seleksi berkomitmen untuk bersungguh-sungguh melaksanakan sistem seleksi dengan penuh kejujuran dan bertanggung jawab.
TIdak akan melakukan KKN serta konspirasi kepada siapapun untuk kepentingan diri sendiri dengan meminta atau menerima atau memberi imbalan dalam bentuk apapun.
Apabila hal tersebut dilanggar, maka yang bersangkutan siap bersedia diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu Wakapolda Sulut Brigjen. Pol. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. seperti yang dilansir di laman Tribratanewspoldasulawesiutara.com menegaskan, Kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas ini merupakan salah satu bentuk keterbukaan Polri.
Dalam proses seleksi penerimaan calon anggota Polri.
Kegiatan ini, perwakilan dari panitia, peserta dan orang tua/wali telah mengucapkan sumpah dan menandatangani pakta integritas yang salah satu isinya yaitu tidak akan melakukan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme dalam seleksi penerimaan terpadu anggota Polri tahun anggaran 2021.
Proses seleksi penerimaan calon anggota Polri ini dilakukan dengan berbagai tahapan seleksi, mulai dari kegiatan sosialisasi atau kampanye dan pendaftaran online.
Verifikasi, pemeriksaan administrasi awal, kesehatan tahap-I, tes psikologi tertulis, akademik, pemeriksaan kesehatan tahap-II, kesamaptaan jasmani/renang/anthropometri, tes wawancara PMK dan Psikologi
Administrasi akhir dan supervisi panpus serta pengumuman kelulusan akhir melalui sidang kelulusan tingkat daerah dengan proses penyelenggaraan seleksi dilaksanakan secara ‘Betah’ (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis).