Breaking News:

Gejolak di PKB

Cak Imin Mulai Digoyang di PKB, 113 DPC Galang Muktamar Luar Biasa PKB  

Menghadapi suksesi kepemimpinan tahun 2024, dengan berakhirnya kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Setiap partai politik mulai

Editor: Aswin_Lumintang
Cak Imin Mulai Digoyang di PKB, 113 DPC Galang Muktamar Luar Biasa PKB  
NET
Partai Kebangkitan Bangsa

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA --  Menghadapi suksesi kepemimpinan tahun 2024, dengan berakhirnya kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Setiap partai politik mulai melakukan konsolidasi dan mencari figur yang bisa digadang menjadi calon Presiden ke depan nanti.

Dalam rangka mencari figur calon presiden ini, maka beberapa partai politik mulai menggadang-gadang ketua parpol maupun pengurus yang memiliki elektabilitas baik.

Menariknya, khusus di Partai Kebangkitan Bangsa, ratusan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ingin terselenggaranya Muktamar Luar Biasa.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar. (Tribunnews.com/Irwan Rismawan)

Ditengarai banyak pelanggaran anggaran dasar dan rumah tangga (AD/ART).

Eks Ketua DPC PKB Jeneponto Andi Mappanturu merasa dizalimi oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Sebab, seharusnya ia masih mengemban jabatan hingga 2022.

"Tetapi karena kezaliman pak Muhaimin yang mengubah AD/ART pada saat muktamar di Bali di dalamnya sudah tidak demokrasi," tutur Andi kepada Tribun Network, Senin (12/4/2021).

Menurut Andi, Cak Imin seakan ketakutan akan dilengserkan dari kursi ketua umum. Sehingga AD/ART partai diubah.

Satu di antaranya DPP sembarangan menunjuk pengurus DPC. Padahal, seharusnya penjaringan nama DPW harus melalui DPC.

"Berdasarkan AD/ART lama Ketua DPW dipilih oleh Ketua DPC. Ketua DPC dipilih oleh Ketua PAC. Tetapi di dalam perzaliman Muhaimin, mengobrak-abrik AD/ART. Pemilihan Ketua wilayah harus diusulkan oleh masing-masing Ketua DPC, lalu dikirim ke DPP, DPP yang menentukan ini ketua," ujar Andi.

Pada realitasnya, ucap Andi, tidak sesuai AD/ART. Ketua DPW tidak pernah diusulkan oleh DPC, justru langsung ditetapkan oleh DPP.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved