Banjir Bandang NTT
Ini yang Buat Jokowi Menangis Haru Saat Kunjungi Korban Banjir Bandang di Flores NTT
Presiden Jokowi tampak menangis haru saat tiba di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, Sabtu 10 April 2021
"Kami warga Desa Nelelamadike, sangat merasa terhormat dikunjungi Bapak Presiden. Tidak ada kata-kata yang bisa mewakili hati kami. Terima kasih banyak Bapak Jokowi," katanya.
Sementara salah satu warga Nelelamadike, Yuliana Ina Sedon menuturkan tangisan Jokowi itu membuat warga ikut menangis.
"Orang yang kami kagumi, tiba-tiba ada di hadapan kami. Pak Presiden menangis saat turun dari mobil dan saat bersalaman dengan bapak desa," ungkapnya.
Meski dalam duka, Yanti mengaku kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu mengobati rasa sedih dan trauma pascabadai itu menerjang wilayah itu.
"Sangat bahagia sampai kami menangis histeris. Presiden yang sangat merakyat, yang selama ini kami hanya lihat di televisi, hari ini, menyalami kami di posko pengungsian," tandasnya.
Disambut Isak Tangis
"Saya lihat langsung begitu keluar dari mobil Presiden RI, Jokowi menangis karena disambut isak tangis dari ibu-ibu,".
Demikian penuturan Eman Ola, warga Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flotim saat dihubungi POS-KUPANG.COM usai kunjungan Presiden Jokowi di Pulau Adonara, Flotim, Jumat (9/4/2021) sore.
Ia menjelaskan, ia bersama warga berdiri di pinggir jalan menunggu kedatangan Presiden RI datang ke Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Jumat (9/4/2021) siang.
Eman mengatakan, dirinya melihat Presiden Jokowi meneteskan air mata karena para ibu menangis saat presiden turun dari mobil.
Dalam video yang beredar di media sosial tampak presiden mengusap wajahnya saat dipanggil warga.
Presiden terlihat membuka masker dan memengusap matanya memakai tangan.
Setelah itu Presiden kembali memakai masker dan berjalan ke lokasi bencana di Desa Nelelamadike guna melihat kerusakan bencana. (*)
Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Ucapan Ibu di Adonara NTT Ini Bikin Jokowi Menangis, Videonya Viral, Ternyata Ini yang Diminta, Apa?,