Banjir Bandang NTT
Ini yang Buat Jokowi Menangis Haru Saat Kunjungi Korban Banjir Bandang di Flores NTT
Presiden Jokowi tampak menangis haru saat tiba di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, Sabtu 10 April 2021
Dari 56 korban, 55 sudah ditemukan dan satunya masih dinyatakan hilang.
Duka yang dialami warga Adonara dirasakan juga oleh Presiden RI, Joko Widodo, ketika mengunjungi desa yang berada persis di bawah kaki Gunung Ile Boleng, Jumat (9/4/2021).
Presiden Jokowi meneteskan air mata saat turun dari mobil kepresidenan. Ia disambut histeris warga setempat.
Sambil menangis, ia melambaikan tangan kepada semua warga yang tengah dirundung duka.
Jokowi pun menyempatkan dirinya menyalami Kepala Desa Nelelamadike.
Kepala Desa Nelelamadike Pius Pedang Melai mengatakan, Jokowi menangis saat melihat kondisi desa yang ditutupi bebatuan besar yang merenggut 56 jiwa.
"Bapak Presiden mungkin tidak tega lihat kondisi kami yang sangat memprihatikan. Beliau mungkin juga tidak tega melihat rakyatnya menderita seperti ini, sampai beliau menangis," ujarnya kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).
Dalam kunjungan itu, kata dia, Presiden membawa serta paket bantauan.
Meski demikian, ia belum memastikan isi paket bantauan itu, karena belum bisa dibuka.
Paket bantuan itu dibawah dalam tiga truk besar.
Selain itu, lanjut dia, Presiden juga memberikan santunan sebesar Rp 15 juta kepada para alih waris.
Korban sendiri saat ini mencapai 56 orang. 55 diantaranya sudah ditemukan, sementara satunya masih dalam pencaraian.
"Satu ahli waris dapat Rp 15 juta dan sudah saya bagikan," katanya.
Ia mengatakan, Presiden Jokowi, meminta pihaknya menyiapkan lahan sebesar 1,5 hektar untuk merelokasi para korban bencana.
Saat ini pihaknya langsung menjalin koordinasi dengan pemilik lahan agar bisa segera diselesaikan dalam waktu dekat.