Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Kotamobagu

Penjelasan Disdagkop-UKM Kotamobagu Perihal Kenaikan Harga Bahan Pokok

Kenaikan harga bahan pokok di Kotamobagu tentu saja tak hanya dirasakan oleh pembeli.

Penulis: Theza Gobel | Editor: Dewangga Ardhiananta
Tribun Manado/ Theza Gobel
Ilustrasi transaksi jual beli di pasar 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kenaikan harga bahan pokok di Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara ( Sulut) tentu saja tak hanya dirasakan oleh pembeli.

Pedagang juga merasakan hal serupa.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop-UKM) Kotamobagu, Apri Paputungan,

memberikan penjelasan bahwa kenaikan harga bahan pokok seperti cabai saat ini berlaku secara nasional.

Baca juga: Suara Queen Hibur Hadirin, Yayasan Kanker Anak Pejuang Hebat Sulut Dilantik

Baca juga: Shin Tae-yong Kenakan Seragam Rumah Sakit, Muncul Setelah Menghilang Selama 2 Pekan

Baca juga: 30 Warga Kotamobagu Masih Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Ilustrasi transaksi jual beli di pasar
Ilustrasi transaksi jual beli di pasar (Tribun Manado/ Theza Gobel)

Selain itu, tanaman ini diserang hama, menyebabkan banyak stok cabai berkurang di pasar.

“Kami sudah melakukan pemantauan dengan turun ke pasar,

juga meninjau beberapa petani cabai terkait isu hama yang menyerang tanaman ini,

dan kami pun melihat berita nasional bahwa kenaikan harga cabai ini tidak hanya di tataran lokal namun nasional,

dan bertepatan saat ini menjelang bulan suci Ramadhan,” katanya.

Ia menambahkan, untuk harga tomat masih murah kalau berasal dari dari daerah Langowan,

tetapi tomat dari Purworejo, Bolaang Mongondow Timur, harganya cukup mahal.

“Saat ini ada dua jenis tomat yang beredar di pasaran.

Satunya dari Langowan yang berkisar Rp. 7 ribu per kilogram,

sedangkan satunya lagi tomat dari Purworejo harganya Rp. 10 ribu.

Tetapi tomat dari Purworejo bisa tahan lama dan kulitnya tebal, jika dibandingkan dari Langowan, cepat busuk,” katanya ketika dihubungi media, Rabu (07/04/2021).

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved