Harga BBM
BBM Non Subsidi Naik, Warga Kotamobagu Sulut Takut Merembes ke Harga Bapok
Kenaikan BBM Non Subsidi ini belum banyak diketahui oleh warga di Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Penulis: Nielton Durado | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1. Kenaikan BBM Non Subsidi ini belum banyak diketahui oleh warga di Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).2. Warga mulai takut kalau kenaikan BBM non subsidi ini berdampak pada harga bahan-bahan pokok (bapok).
TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU - Pemerintah baru saja menaikan tiga jenis BBM Non Subsidi.
Ketiga jenis ini adalah Pertamax Turbo dari Rp 13.100 perliter naik menjadi Rp 19.400.
Lalu ada Dexlite yang sebelumnya dijual dari Rp 14.200 perliter kini menjadi 23.600.
Baca juga: Daftar Harga Terbaru BBM Non Subsidi Setelah Naik Mendadak di Sulut, Bikin Warga Terkejut
Dan terakhir ada Pertamina Dex dari Rp 14.500 perliter kini menjadi Rp 23.900 perliternya.
Kenaikan BBM Non Subsidi ini belum banyak diketahui oleh warga di Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Meski demikian, warga mulai takut kalau kenaikan BBM non subsidi ini berdampak pada harga bahan-bahan pokok (bapok).
Lenda Paputungan salah seorang warga mengaku baru tahu kalau BBM non subsidi sudah naik.
"Saya baru tahu. Tapi semoga tidak merembes ke harga bahan pokok," ujarnya, Minggu 19 April 2026.
Ia berharap ada pengawasan ketat dari pemerintah.
Agar isu kenaikan BBM tidak dimanfaatkan oleh para pedagang nakal.
"Pengawasan pasar harus dilakukan, jangan sampai harga bapok naik karena isu ini," tegasnya.
Idris Tungkagi warga lainnya mengatakan kenaikan tersebut terlalu tinggi.
"Naik boleh saja, tapi jangan hampir Rp 10 ribu perliter seperti ini," ucap dia.
Kenaikan harga BBM non subsidi ini tentunya akan berdampak pada pembelian BBM subsidi.
"Saya yakin makin banyak antrian di jalur BBM Subsidi. Karena ini kenaikannnya terlalu tinggi," tegas dia.
| Harga Naik, BBM Non Subsidi di SPBU Bolmong Tak ada Peminat, Operator : Seharian tidak Laku |
|
|---|
| Akademisi Soroti Dampak Harga BBM Solar Naik, Antrean Mengular di SPBU Sulut Jadi Alarm Distribusi |
|
|---|
| Antrian Solar Muncul Lagi di Manado dan Minut, Pengusaha dan Sopir Mengeluh |
|
|---|
| Efek Harga BBM Non Subsidi Naik, Konsumen Pertamax Turbo dan Dexlite Beralih ke yang Lebih Murah |
|
|---|
| Warga Kotamobagu Kaget Harga BBM Non Subsidi Naik, Terpaksa Beli Eceran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/SPBU-di-Kotamobagu-ghmhjgher.jpg)