Breaking News:

Paskah Pemuda Sinode GMIM

Gerald Ikut Ibadah Perayaan Paskah Pemuda GMIM Lewat Ponsel

Liturgi juga memakai bahasa Tonsea pada pembukaannya. Ibadah itu dirangkaikan dengan hut pemuda GMIM ke 95.

ist
Perayaan Paskah Pemuda GMIM 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Biasanya Gerald mengikuti ibadah paskah selebrasi pemuda GMIM dengan arak arakan. Tapi Senin (5/4/2021) sore, ia cukup mengikutinya di ponsel.

Ibadah Selebrasi yang dipusatkan di Gereja Imanuel Desa Kaima, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minut, Provinsi Sulut, berlangsung secara virtual sebagai bentuk pelaksanaan protokol Covid 19.

Ibadah disiarkan dari gedung gereja via streaming dan disaksikan ribuan pemuda dari ponsel. Ada yang gelar nonton bareng. Ada pula yang nonton sendiri.
Seperti Gerald. Yang berbeda dalam selebrasi di masa pendemi kali ini tak hanya itu. Nuansa adat Tonsea nampak jelas kali ini. Pembawa acara dan singers memakai baju adat Tonsea. Ibadah diiringi kolintang, musik Minahasa dari sub etnis Tonsea.

Liturgi juga memakai bahasa Tonsea pada pembukaannya. Ibadah itu dirangkaikan dengan hut pemuda GMIM ke 95.

Ketua Sinode GMIM Hein Arina dalam pesannya meminta para pemuda mengaplikasikan iman dalam pekerjaan sehari hari. "Dengan iman kita akan bekerja keras dan belajar keras hingga menghasilkan produk yang bermutu tinggi hingga kesejahteraan kita meningkat," ujarnya.

Pemuda gereja juga diajaknya untuk menabung.  Menurut Arina, Indonesia punya bonus demografi yang besar. Inilah potensi yang dapat membuat Indonesia jadi negara termaju di dunia. "Nah bagaimana dengan kita pemuda GMIM, apakah akan rajin bekerja atau malas," katanya.  

Arina mengajak pemuda GMIM untuk menggarap kebun.  Pertanian, kata dia, adalah leading sector. "Tiap hari Jumat kita berkebun," ujarnya.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya yang dibacakan Kaban Kesbangpol Sulut Steven Liow mengapresiasi hajatan selebrasi di masa pendemi. "Melalui paskah kita tunjukan solidaritas antar sesama manusia. Paskah harus jadi momentum kebangkitan pemuda," katanya.

Ketua Pemuda GMIM Pricilia Tangel mengatakan, ibadah itu ditonton oleh ribuan pemuda lewat streaming.
Ketua Panitia Rizya Ganda Davega mengatakan, pelaksanaan selebrasi merupakan wujud pelayanan di masa Covid 19. "Semangat melayani kita tak boleh kendor dengan pendemi Covid 19," kata dia.

Ungkap Rizya, panitia bekerja kompak di masa pendemi untuk mensukseskan acara tersebut. Ia berharap kebangkitan Kristus menjadi ajang kaum muda membangkitkan potensi kaum muda.

Hadir dalam kegiatan itu Gubernur Sulut yang diwakili Kaban Kesbangpol Steven Liow, Bupati Minut Joune Ganda, Ketua Sinode GMIM Hein Arina, Ketua Pemuda Priscilia Tangel dan Ketua DPRD minut Denny Lolong. (*)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved