Berita Travel
Dari Warung Kakek Jadi Rumah Kopi, Ini Kisah Kopi Juli Jo Manado
Kopi Juli Jo terletak di lorong, Jalan Martadinata VI Nomor 22, Dendengan Luar, Paal Dua, Manado, Sulut.
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Dewangga Ardhiananta
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Satu lagi rumah kopi baru muncul di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Namanya Kopi Juli Jo.
Kopi Juli Jo terletak di lorong, Jalan Martadinata VI Nomor 22, Dendengan Luar, Kecamatan Paal Dua, Manado, Sulut.
Dari luar, tampilan rumah kopi ini terlihat sederhana.
Namun begitu masuk ke dalam, suasana yang nyaman dan homey (rumahan) langsung terasa.
Tribun Manado berkesempatan berkunjung pada Sabtu 11 Oktober 2025.
Saat tiba, sekitar pukul 15.40 Wita, saya Rizali Posumah Jurnalis Tribun Manado bersama Editor Senior Tribun Manado David Kusuma disambut dengan hangat dan ramah oleh pemiliknya, kakak beradik, yakni Enrico Rawung dan Ricky Rawung.
Mereka berdua rupanya memiliki kecintaan terhadap dunia kopi.
Kami pun mengobrol cukup lama, dalam suasana yang lebih mirip diskusi ringan.
Obrolan berlangsung selama kurang lebih satu jam lebih.
Dibuka dengan cerita awal mula berdirinya Kopi Juli Jo, lalu meluas ke persoalan kopi nasional hingga kopi lokal Sulawesi Utara.
Enrico Rawung sempat menyinggung sejarah kopi Minahasa yang ternyata sudah lama mendunia, bahkan menjadi salah satu kopi andalan di Eropa, terutama Belanda.
"Kita memang punya niat untuk mengembangkan kopi lokal. Jadi dari sejarahnya, kita dulu punya kopi Minahasa. Yang meski saat di bawa keluar nama Minahasa justru tidak disebut. Kemudian seiring berjalannya waktu, nasib kopi asal Minahasa kalah tenar dengan cengkih yang memang pada waktu itu lebih menguntungkun. Maka para petani pun banyak yang mulai ganti haluan ke cengkih," ujar dia.
Selain kopi Minahasa, di Bolmong Raya juga ada kopi yang dikenal sejak zaman Hindia Belanda, Kopi Kotamobagu.
"Nah kopi-kopi lokal ini yang nantinya kita blending dengan kopi dari daerah lainnya di Indonesia, seperti Kopi Toraja," uar dia.
| Pantai Embuhanga Sangihe, Keindahan Pasir Putih jadi Daya Tarik, Ramai Pengunjung saat Libur Lebaran |
|
|---|
| Melawan Lupa di Kota Tua Manado: Saat Bangunan Kuno Jadi Saksi Curhat Anak Muda |
|
|---|
| Jelajahi Pasar Natal di Tikala Manado Sulut, Pusat Kuliner, Seni dan Pesta |
|
|---|
| Pemandian Air Panas Karumenga, Destinasi Favorit Warga Minahasa Hangatkan Raga saat Cuaca Dingin |
|
|---|
| Festival Moon Cake di Klenteng Ban Hin Kiong Manado Berlangsung Meriah, Pengunjung Membludak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kopi-Juli-Jo.jpg)