Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Populer

POPULER: Ke Manado, Kapolri Ditelepon Ajudan Jokowi | Olly Dondokambey Hapus Eselon IV Pemprov Sulut

Satu di antaranya karena diundang sebagai pembicara pada Tanwir Pemuda Muhammadiyah di GKIC Kota Manado.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Jumadi Mappanganro
Dokumen Polda Sulut
Kapolri Jenderal Pol Listyo Prabowo bersama Pemuda Muhammadiyah Bangun Ketahanan Nasional 

Manado , TRIBUNMANADO.CO.ID - Berita kunjungan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Kota Manado, Sulawesi Utara, sampai ditelepon ajudan Presiden Jokowi menjadi perhatian pembaca tribunmanado.co.id.

Kabar Olly Dondokambey bakal hapus jabatan eselon IV lingkup Pemprov Sulut juga menjadi perhatian.

Dua kabar tersebut menjadi berita populer di laman ini sejak Jumat (2/4/2021) pagi hingga malam ini.

Berikut berita selengkapnya:

1. Ke Manado, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditelepon Ajudan Presiden Jokowi

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengaku sebenarnya berat meninggal Jakarta menuju Manado, Sulut.

Sebab Mabes Polri baru saja diserang aksi diduga teroris yang dilakukan seorang perempuan.

Namun, mantan Kapolres Solo berusia 51 tahun ini punya alasan tersendiri hingga harus ke Manado.

Satu di antaranya karena diundang sebagai pembicara pada Tanwir Pemuda Muhammadiyah di GKIC Kota Manado.

Acara ini dihadiri antara lain Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhamadiyah Sunanto dan para Pimpinan Wilayah Pemuda Muhamadiyah se-Indonesia.

“Terus terang sebenarnya situasi saat ini saya agak sulit meninggalkan Jakarta. Karena undangan Cak Nanto, maka saya anggap penting hadir langsung," ujar Kapolri.

Alasan Kapolri itu mendapat aplaus meriah dari para Pemuda Muhamadiyah.

Kapolri hadir bersama Pangkogabwilhan II Marsekal Madya Imran Baidirus mewakili Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Listyo menambahkan, saat landing di Bandara Sam Ratulangi Manado, ia ditelepon Ajudan Presiden Jokowi.

"Saya landing ajudan presiden telepon. Tanya dimana, saya katakan tidak di Jakarta. Tapi di Manado mau ketemu Cak Nanto," tambah Kapolri dibalas aplaus peserta Tanwir Pemuda Muhammadiyah.
Di acara ini, Kapolri berbicara tentang peran Pemuda Muhamadiyah Membangun Ketahanan Nasional.

Ia mengpresiasi langkah Pemuda Muhamadiyah menghelat Tanwir Pemuda Muhamadiyah di Kota Manado.

"Kenapa di Sulut? Rupanya Beliau (Cak Nanto) ingin tunjukkan bahwa Sulut menghargai pluralisme. Wilayah Manado ini 70 persen non-muslim, saya salut dan apresiasi," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved