News
Mertua S Terduga Teroris Kaget Menantu Ditangkap Densus 88, Riyati : Selama Ini Hanya Jualan
S diamankan sekitar pukul 07.18 WIB. Ia tercatat sebagai warga di Jalan Simorejo Sari, Gang 5, Sukomanunggal, Surabaya.
Mulai dari kamar yang biasa digunakan istri dan S tidur, dan dapur.
"Jam 9 digeledah. Cukup siang. Tadi banyak polisi saya enggak hitung. Pak RT mengikuti," katanya saat ditemui di kediamannya, Jumat (2/4/2021).
Penggeledahan yang serba mendadak itu membuat Riyati syok.
Bahkan saking terkejutnya ia juga nyaris pingsan selama petugas
memeriksa dan menggeledah rumahnya sekitar 1,5-2 jam lamanya.
Baca juga: Fantastis Harga Gaun Pengantin Aurel, Seharga Tiga Mobil Mewah
Karena merasa tubuhnya lemas, Riyati mengaku,
tidak mengetahui apa saja barang-barang yang dibawa oleh pihak kepolisian dalam penggeledahan itu.
"Peralatan masak dandang dituruni semua. Selama ini enggak punya masalah si S. Didatangi polisi, kaget," tuturnya.
Di singgung mengenai keterlibatan menantunya dengan kelompok teror. Ia mengaku tidak tahu sama sekali.
Setahu Riyati, S selama 12 tahun menikah dengan anak perempuannya.
Sama sekali tidak menunjukan perangai aneh atau pun aktivitas sosial yang mencurigakan.
Setiap hari, S selalu sibuk menjaga toko sembako dan obat herbal yang berlokasi di Jalan Simo Pomahan utara II, Sukomanunggal, Surabaya.
Ketika memasuki waktu ibadah Salat Zuhur, S kembali ke rumah. Kemudian, berangkat lagi seusai menunaikan ibadah Salat Asar.
"Dari pagi jam 7 jualan sembako di Simo Pomahan. Kalau Zuhur pulang.
Selesai Salat Asar buka lagi. Kadang sampai jam 21.00 WIB, pulang," jelasnya.