Kapolri ke Manado
Kisah Kapolri ke Manado Usai Mabes Polri Diserang, Ditelepon Ajudan Presiden, Saksikan Pluralisme
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka - bukaan tentang kedatangannya di Manado pada masa Paskah di depan peserta Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka - bukaan tentang kedatangannya di Manado pada masa Paskah
di depan peserta Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah di GKIC Manado Jumat (2/4/2021) siang.
Ia mengaku berat meninggalkan Jakarta di masa genting saat Mabes Polri diserang.
Namun demi memenuhi undangan pemuda Muhammadiyah, ia hadir.
Baca juga: Masih Ingat Marcell Siahaan? Kini Muncul Bahas Perjalanan Spiritual, Beberapa Kali Pindah Keyakinan
Baca juga: Update Terkini Kecelakaan Maut, 41 Orang Tewas, Diduga Kendaraan Konstruksi Meluncur Tabrak Kereta
Baca juga: Pengamanan Perayaan Ibadah Jumat Agung Di wilayah Perbatasan NKRI
"Saya ingin hadir dalam acara ini untuk memenuhi undangan cak Nanto. Ini acara yang sangat penting," katanya.
Saat landing di Manado, ia bercerita, dirinya sempat ditelepon ajudan Presiden Jokowi yang menanyakan dimana posisinya.
Kapolri menjawab dengan tenang.
"Di Manado ketemu cak Nanto," ujar dia.

Dan Kapolri puas. Karena kunjungannya berefek amannya perayaan Paskah.
Lebih jauh ia menyaksikan sebuah suasana pluralisme dalam acara tersebut.
Baca juga: Masih Ingat Polisi Grebek Istrinya Polwan Dengan Seniornya di Hotel? Ternyata Sudah Lama Selingkuh
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sabtu Minggu 3-4 April 2021, BMKG: Potensi Terjadi di Sejumlah Wilayah
Baca juga: Pengendara Fortuner yang Beraksi Bak Koboi Jalanan hingga Acungkan Pistol Akhirnya Menyerahkan Diri
"Tanwir dilaksanakan di Manado yang 70 persennya Kristen," kata dia
Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto membeber alasan dipilihnya Manado sebagai lokasi pelaksanaan Tanwir 1 pemuda Muhammadiyah.
"Kami memilih Manado karena untuk menunjukkan bahwa Muhammadiyah menghargai pluralisme," kata dia kepada Tribun Manado Jumat (2/4/2021) di GKIC manado.
Baca juga: Wanita Cantik Bela Azora Bawa Lari Uang Arisan Online, Jadi Bandar di OKUS, Kini Dicari Polisi
Baca juga: Kapolri Jenderal Pol Listyo Datang ke Manado, Dikawal Ketat 4 Petugas Bersenjata Senapan Otomatis
Baca juga: Peringatan BMKG Sabtu 3 April 2021: Cuaca Ekstrem di 22 Wilayah, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang
Ungkap dia, pluralisme tak cukup diwujudkan dalam narasi atau literasi. Tapi harus lewat perbuatan.
"Makanya kami pilih Manado yang mayoritas beragama Kristen," ujarnya.