Terorisme
Jusuf Kalla Tak Meleset, Prediksi Terbukti Aksi Teror Usai Bom di Makassar, Terjadi di Mabes Polri
Jusuf Kalla memprediksi akan ada serangan teror susulan atau serangan teror serentak nasional. Prediksi JK tak meleset. Kini teror di Mabes Polri.
Diketahui, terjadi ledakan bom bunuh diri di depan gerbang Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) pagi.
Diketahui dua pelaku tewas. Selain itu, puluhan orang luka-luka akibat serpihan di wajah, leher, perut, tangan, dan kaki.
Di sisi lain, JK juga memprediksi akan ada serangan teror susulan atau serangan teror serentak nasional.

(Foto:Terduga teroris bom di Gereja Katedral Makassar, Lukman dan Dewi dan Zakiah Aini, terduga teroris Mabes Polri./Kolase Foto Istimewa)
Selain itu, JK juga meminta masyarakat waspada aksi teror yang mungkin akan terjadi.
"Jadi masyarakat harus waspada, apalagi jika melihat penangkapan yang dilakukan oleh aparat pada beberapa tempat selalu ditemukan adanya bom.
Bisa jadi ini mereka merencanakan gerakan serentak nasional, ini untuk memberikan kita kehati-hatian," kata JK dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Antar Umat Beragam (FKUB) Sulawesi Selatan di Gedung Wisma Kalla, Senin (29/3/2021) seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (01/04/21).
Melihat yang terjadi saat ini, pengakuan Jusuf Kalla tak meleset.
Setelah menyampaikan hal tersebut, dua hari kemudian, tepat pada kemarin sore, Rabu (32/03/21) serangan teror dilakukan perempuan bernama Zakiah Aini atau ZA di Mabes Polri.
Tentunya, hal tersebut menjadi kewaspadaan bagi seluruh masyarakat Indonesia akan serangan teror yang mungkin akan terjadi ke depannya.
Fakta Terduga Teroris di Gereja Katedral Makassar
Satu di antara dua pelaku bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, ternyata sempat meninggalkan surat wasiat sebelum melakukan aksinya.
Wasiat dalam bentuk surat itu dibuat oleh pelaku laki-laki yang diketahui bernama Lukman yang ditujukan kepada orang tuanya.
Isi surat, Lukman pamit kepada orang tuanya sebelum melakukan aksinya pada Minggu (28/) pagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jusuf-kalla-soroti-aksi-terorisme-di-indonesia-prediksi-serangan-teror-serentak-nasional.jpg)