Kisah Perempuan Indonesia Berprofesi di Industri Pertambangan Migas
Ketika hamil, saya diberi kesempatan cuti selama 1 tahun dengan gaji 100 persen dibayar oleh perusahaan dan pensiun juga tetap berjalan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Belum banyak perempuan yang bekerja dalam industri minyak dan pertambangan.
Dari segelintir yang terjun dalam bidang tersebut, mereka menghadapi sejumlah tantangan, baik secara internal maupun eksternal.
Mengutip warta VOA Indonesia, Selasa (30/03/2021), sebagian mengaku kesepian dalam bidang pekerjaan yang masih didominasi kaum Adam tersebut.
Vidya Sinisuka adalah ahli struktur (construction platform) di Norwegia.
Memimpin tim dengan mayoritas laki-laki dari Eropa, Vidya membuktikan kemampuan dan pengalamannya.
Ia mengungkapkan tantangan yang dihadapinya sejauh ini adalah pandangan kaum pria bahwa perempuan sebaiknya tidak bekerja dalam sektor yang mereka dominasi.
Itu diwujudkan dengan keengganan atau penolakan mereka dalam mengerjakan tugas, walaupun akhirnya mereka menuruti apa yang ia perintahkan.
“Ketika kita menjadi seorang pemimpin maka laki-laki itu merasa bahwa peranan mereka diambil alih,” tukasnya.
Tantangan lain, yang secara pribadi dirasakan perempuan yang menjadi minoritas dalam bidang pekerjaannya adalah rasa sepi.
Terutama ketika tim mencapai keberhasilan tertentu, ia hanya sendiri di antara rekan-rekan pria yang merayakan kesuksesan yang mereka raih, Vidya mengungkapkan kepada VOA.
Sementara, Maria Sianipar berprofesi sebagai process safety engineer di Surabaya, Jawa Timur.
Ia mengaku pernah merasa diremehkan.
Perempuan lulusan ITB itu bersama rekan-rekan perempuan lainnya berharap mendapat peluang berkarir dan kesempatan promosi jabatan yang sama dengan kaum pria.
“Kalau yang saya alami, teman-teman perempuan saya pernah curhat juga, sepertinya kami delay (terhambat) untuk jenjang itu (promosi karier) dibandingkan teman-teman yang pria,” ungkap Maria.
Dr Restu Juniah, dosen pengajar di Universitas Indonesia dan Universitas Sriwijaya, berpandangan dunia kerja dalam sektor pertambangan dan migas ibarat dua sisi mata uang yang menjanjikan penghasilan tinggi namun pada sisi lain penuh dengan tantangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/perempuan-pekerja-sektor-pertambangan-migas.jpg)