Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Teror Bom di Makassar

Rocky Gerung Curiga Suami Istri Ledakkan Bom saat Ada Ibadah dan Sidang HRS, Moeldoko Bicara Radikal

Rocky Gerung juga turut memberikan komentarnya terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Sebut ada hal yang mencurgikan, singgung Moeldoko.

Editor: Frandi Piring
YouTube Rocky Gerung Official/istimewa
Rocky Gerung curiga aksi bom bunuh diri suami istri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/03//21). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengamat Politik Rocky Gerung mengomentari kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/03/21).

Rocky Gerung menyinggung aksi teror pasangan suami istri yang melakukan aksi teror bom di Gereja tersebut.

Bahkan, Rocky Gerung menyinggung Mantan Panglima TNI Moeldoko yang membahas tentang radikalisme yang terjadi.

Terom Bom di Makassar kini menjadi pembahasan nasional bahkan internasional.

Ramai yang mengecam aksi terorisme dan sebagian mempertanyakan terkait motif pelaku dan sebagainya.

Rocky Gerung juga turut memberikan komentarnya, melalui Kanal YouTube Rocky Gerung Official, Senin (29/3/2021).

Dengan tajuk "PUBLIK CURIGAI BOM MAKASSAR, INI SANGAT BERBAHAYA!" video berdurasi 19:52 menit tersebut telah disaksikan hampir 60 ribu tayangan.

Hersubeno Arief bertanya mengenai pandangan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/rocky-gerung' title='Rocky Gerung'>Rocky Gerung</a> terkait <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/bom-bunuh-diri' title='bom bunuh diri'>bom bunuh diri</a> di <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/makassar' title='Makassar'>Makassar</a>.

(Foto: Hersubeno Arief bertanya mengenai pandangan Rocky Gerung terkait bom bunuh diri di Makassar./YouTube Rocky Gerung Official)

Pada video, Rocky Gerung bersama Hersubeno Arief, yakni seorang jurnalis senior.

Pada kesempatan itu, Hersubeno Arief bertanya mengenai pandangan Rocky Gerung terkait bom bunuh diri di Makassar.

Ditanya dengan pertanyaan tersebut, Rocky Gerung memberikan jawaban, menurutnya setiap manusia memiliki alam pikiran alternatif sampai mengatakan bahwa publik sudah cerdas

sehingga mampu menelaah apa dibalik peristiwa tersebut.

Kita selalu punya semacam alam pikiran alternatif dengan menduga peristiwa yang justru hendak kita hindari.

Kita menganggap bahwa sesuatu yang berbasis pada kekerasan itu tidak berguna bagi agama, tidak berguna bagi kemanusiaan tidak berguna bagi demokrasi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved