Kebakaran Kilang Minyak Pertamina
Kisah Remaja 18 Tahun Terpental dari Motor Saat Kilang Balongan Meledak, Khosim Alami Luka Berat
Khosim (18) menjadi satu korban luka berat akibat ledakan Kilang minyak milik PT Pertamina (Persero).
Akan tetapi, pelayanan di RS Bumi Patra kata Heni tidak lengkap untuk mengobati luka yang ada hampir di seluruh tubuh adiknya.
Karenanya Khosim beserta kawan-kawan langsung dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Malamnya dibawa ke rumah sakit BP terus pas pagi-pagi dibawa ke Jakarta (RSPP), karena gak ada obatnya di sini," tuturnya.
Heni juga sempat menunjukkan foto kondisi terkini sang adik kepada Tribunnews.com.
Dalam tampilan foto tersebut, kondisi Khosim sangat mengkhawatirkan.
Remaja 18 tahun itu hanya bisa terbaring di kasur rawat Rumah Sakit dengan kondisi hampir seluruh tubuhnya melepuh.
"Kata Kakak ku yang di Jakarta, lukanya 80 persen, parah," ungkap Heni sambil menunjukkan foto sang adik dengan raut muka sedih.
Walaupun sang Adik dalam kondisi sadar, akan tetapi kata Heni, Khosim tidak bisa melakukan banyak hal diatas kasur.
Bahkan untuk mengedipkan matanya sekalipun.
• KORBAN Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan, Sebagian Alami Luka Berat, Ini Daftarnya
"Sadar juga gimana, sadar cuma gabisa ngomong matanya juga gak bisa melek. Orang mukanya juga kebakar," ucapnya sambil tersenyum ikhlas.
Meski peristiwa ini dianggap sebagai cobaan, namun, Heni bersama keluarga tetap memanjatkan rasa syukur.
Karena, pihak Pertamina sedia bertanggungjawab memberikan layanan kesehatan untuk Khosim.
"Alhamdulillah sudah langsung ditangani, di Jakarta juga obatnya kan bagus," katanya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Detik-detik Remaja 18 Tahun Terpental Dari Motor Saat Kilang Balongan Meledak, Alami Luka Berat