Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebakaran Kilang Minyak Pertamina

Kisah Remaja 18 Tahun Terpental dari Motor Saat Kilang Balongan Meledak, Khosim Alami Luka Berat

Khosim (18) menjadi satu korban luka berat akibat ledakan Kilang minyak milik PT Pertamina (Persero).

lucius genik/tribunnews.com
FOTO Kobaran api pada tangki minyak Pertamina Indramayu yang terbakar belum padam. Bau sangit gas makin tajam menyelimuti Desa Sukaurip blok Wisma Jati/Lusius Genik. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan merawat enam orang korban luka berat akibat kebakaran kilang minyak di Indramayu, Jawa Barat.

Mereka langsung dimasukkan ke ruang Unit Gawat Darurat RSPP karena mengalami luka bakar berat.

Demikian dikatakan Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relations (SVP Corcom & IR) Agus Suprijanto.

"Ada enam orang yang warga yang mungkin berada di dekat lokasi (kebakaran) ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Pertamina Pusat (RS PP). Kondisinya saat ini sedang dievaluasi oleh tim dokter," kata Agus saat dikonfirmasi, Senin (29/3/2021).

Salah satu keluarga korban, Suhaeni (30) menceritakan terkait kondisi adiknya bernama Khosim (18) yang menjadi satu korban luka berat akibat ledakan Kilang minyak milik PT Pertamina (Persero).

Diketahui, kilang minyak yang berada di desa Sukaurip, Blok Wisma Jati, Kecamatan Balongan, Indramayu, Jawa Barat itu meledak dahsyat, Senin (29/3/2021) dini hari.

Saat kejadian tersebut, Koshim bersama tujuh rekannya kata Suhaeni sedang mengendari sepeda motor arah pulang dari Indramayu menuju desa Junti Kebon.

Kebocoran Pipa Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Balongan

Mereka beriringan pulang setelah menghadiri acara nisfu syaban yang jatuh pada Minggu (28/3/2021) malam.

Di mana jalan yang dilintasi Khosim bersama rekan-rekannya itu tepat berada di jalur utama akses ke Kilang Balongan.

"Adik aku santri dari Indramayu, abis nisfu syaban salam-salaman, pulang tujuh orang pas dia lewat (depan Kilang) tiba-tiba meledak 'jeder' langsung pada kepental, dia naik motor," kata perempuan yang karib disapa Heni itu kepada Tribunnews.com, Selasa (30/3/2021).

Khosim bersama empat rekannya yang terpental ke arah sawah dekat Kilang Balongan menjadi korban dengan luka paling parah.

Mendengar ada korban yang berada di dekat lokasi, para petugas keamanan beserta tim medis dari Pertamina langsung membawa seluruhnya ke Rumah Sakit terdekat guna mendapatkan perawatan.

Sedangkan, dua rekan Khosim lainnya kata sang Kakak, berhasil selamat dan langsung dibawa ke rumah masing-masing untuk menenangkan diri.

"Waktu meledak itu dibawa ke rumah sakit Bumi Patra (BP) kan malem ya kejadiannya, dibawa jam setengah 3-an kayanya, kan baru tau nya disitu," kata Heni.

Tanggapan Direktur Utama Pertamina soal Penyebab Kilang Minyak Kebakaran: Masih Diinvestigasi

Detik-detik <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/remaja-18-tahun' title='Remaja 18 Tahun'>Remaja 18 Tahun</a> Terpental Dari Motor Saat <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kilang-balongan-meledak' title='Kilang Balongan Meledak'>Kilang Balongan Meledak</a>, Alami Luka Berat

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved