SMSI GMIM
TNI-Polri Jaga Pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Istimewa di Minsel
Ratusan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengamankan Sidang Majelis Sinode Istimewa ke-80
Penulis: Rul Mantik | Editor: David_Kusuma
Dijelaskan Rambles Makalele, Sidang Majelis Sinode Istimewa GMIM tahun ini dilaksanakan berbeda.
Jika tahun-tahun sebelumnya sidang dilaksanakan di satu tempat, tahun ini harus dilaksanakan secara daring.
Baca juga: Bocoran Kartu Prakerja Gelombang 17 dan Prediksi Pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 16
Baca juga: Kecelakaan Maut, Satu Orang Tewas Terlindas, Korban Terlempar ke Kolong Truk Usai Motor Selip
Baca juga: Sekretaris BPMS Pdt Evert Tangel, Pimpin Ibadah SMSI GMIM ke 80
"Karena pandemi Covid-19, sidang tahun ini dilaksanakan melalui video conference.
Biasanya, kalau dilaksanakan di satu tempat, pesertanya mencapai 1.700 orang," terang Makalele.
Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kerumunan, tiap gedung sidang hanya dihadiri maksimal 30 orang.
"Untuk Wilayah Amurang Satu dan Amurang Dua, pesertanya hanya 28 orang," jelasnya.
Baca juga: Ini Daerah Yang Berpotensi Hujan Besok Selasa 30 Maret 2021, Info Terbaru BMKG
Baca juga: Pendaftaran Anggota Polri Tahun 2021 hingga 1 April, Kapolres Bolmong Ajak Putra Daerah Ikut Daftar
Dalam sidang tersebut peserta akan mendengarkan draft Tata Geraja yang sudah dibahas dalam pra sidang.
"Ini adalah sidang perubahan Tata Gereja 2016.
Draftnya sudah dikirim, kami memberikan tanggapan. Setelah itu tinggal mengambil keputusan," pungkasnya.(rul)
Baca juga: Sebelum Ikut SMSI GMIM ke 80, Wakil Walikota Bitung Ir Maurtis Mantiri MM Lakukan Ini
Baca juga: Suami dan Mantan Suami Cekcok, Istri Nekat Bakar Diri Diduga Masih Pendam Perasaan ke Mantannya
Baca juga: Ikatan Cinta 29 Maret 2021: Sarah Lepas Tangan, Elsa Nekat Menyelinap ke Ruangan Nino, Ketahuan?
YOUTUBE TRIBUN MANADO: