Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bom Depan Katedral Makassar

Sosok Daniel, Otak Teroris JAD yang Berafiliasi ke ISIS, Ledakan Bom di Gereja Katedral Makassar

Aksi bom bunuh diri tersebut diduga pelakunya merupakan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Editor: Ventrico Nonutu
F. benarnews.com
Foto: Densus 88 tangkap teroris. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi teror terjadi di Makassar Minggu (28/3/2021) kemarin pagi.

Sebuah bom meledak di kompleks Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.

Aksi bom bunuh diri tersebut diduga pelakunya merupakan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 05.20 WIB, Remaja 16 Tahun Naik Honda CB Tewas di Tempat, Korban Dihantam Truk

Baca juga: Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Tadi Pukul 01.00 WIB, Ini Kesaksian Warga dan Dugaan Penyebabnya

Hal tersebut diungkapkan Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau lokasi kejadian bersama Panglima TNI Hadi Tjahjanto di Jalan Kajaolalido, Kecamatan Ujungpandang, Kota Makassar Minggu malam.

Menurut dia, dua pelaku bom bunuh diri tersebut berkaitan dengan 19 teroris JAD yang ditangkap di Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.

"Pelaku ini merupakan jaringan JAD (berkaitan) dengan 19 anggota JAD yang ditangkap kemarin," kata Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sosok Daniel Otak JAD

Jamaah Ansharut Daulah (JAD) adalah organisasi teroris yang berafiliasi ke ISIS.

Di balik organisasi itu ada seorang yang menjadi mastermind-nya atau dalangnya.

Mabes Polri mengungkap masih mengejar seorang terduga teroris bernama Saefullah alias Daniel alias Chaniago.

Penjaga perpustakaan Ponpes Ibnu Mas'ud itu bahkan masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo pada akhie 2029 lalu mengatakan Saefullah mengendalikan dan memberi perintah kepada sejumlah terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Indonesia.

Salah satunya kepada terduga teroris N atau Novendri yang ditangkap di Padang, Sumatera Barat.

Saefullah mengarahkan N untuk mengirim uang kepada Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

"N ini ada pengendalinya, mastermind-nya saat ini atas nama Saefullah alias Daniel alias Chaniago. Yang bersangkutan sudah diterbitkan DPO oleh Densus 88 sebagai mastermind," ujar Dedi, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved