Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolsel

Bolsel Usulkan Rp 200 Miliar Dana Pemulihan Ekonomi Nasional 

Di tengah merebahnya wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), tak membuat semangat pembangunan daerah mundur

Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Nielton Durado
Bolsel Usulkan Rp 200 Miliar Dana Pemulihan Ekonomi Nasional 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Di tengah merebahnya wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), tak membuat semangat pembangunan daerah mundur. 

Terbukti,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Selatan (Bolsel), bakal melobi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tahun 2021. 

Hal ini sebagaimana dikatakan Bupati H Iskandar Kamaru, ketika diwawancarai usai menghadiri Musrenbang Kabupaten, di Desa Transpatoa, Kecamatan Helumo, Senin (29/3/2021). 

Baca juga: Tim Gabungan Dikerahkan Jaga Keamanan di Lokasi SMSI GMIM ke 80

Baca juga: Pemprov Sulut Gandeng PT Angkasa Pura I Sepakat Genjot Promosi Pariwisata di Bandara Samrat

Baca juga: Kalla Kars Pasarkan Jeep, BMW dan Benelli di Sulut, Gelar Promo DP 0 Pembelian Wrangler

Kamaru, menuturkan rencananya Pemkab Bolsel akan mengusulkan proposal PEN berkisar kurang lebih Rp 200 Miliar. 

Nantinya, anggaran ini bakal digunakan untuk menunjang infrastruktur di tengah Pandemi.

"Seperti RSUD, Pasar, dan jalan-jalan produktif yang dapat meningkatkan perekonomian warga Bolsel," beber Kamaru, didampingi Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid.

Baca juga: Air Mata Istri Menetes di Foto Almarhum Suami, Minta Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Misterius

Baca juga: Wali Kota Bitung Terpilih Ir Maurits Mantiri: Ini Merupakan Sejarah Bagi Seluruh Warga GMIM

Baca juga: Doa Paus Fransiskus untuk Korban di Gereja Katedral Makassar: Bunda Maria Selalu Mendahului Kami

Alumnus Peternakan Unsrat ini, mengatakan akan ada tim yang turun langsung, guna merevisi usulan tersebut. 

“Oleh karenanya, kami memohon doa restu masyarakat, agar usulan ini bisa disetujui oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan," harapnya.

Aset Rp 11 Miliar 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ikut hadir dalam Musrenbang Kabupaten Bolsel, Senin (29/3/2021) di Desa Transpatoa, Kecamatan Helumo. 

Pada kesempatan tersebut, Kementerian PUPR ikut menyerahkan 4 aset kepada Pemkab Bolsel.

Baca juga: Air Mata Istri Menetes di Foto Almarhum Suami, Minta Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Misterius

Baca juga: Politisi PKS Puji Dinkes Tanggap Hentikan Suntikan AstraZeneca, Usai Ada Laporan Gejala Pasca-Vaksin

Empat aset tersebut diserahkan oleh Danis Hidayat Sumadilaga yang adalah perwakilan Kementerian PUPR, kepada Bupati Bolsel Haji Iskandar Kamaru

Kepada awak media, Iskandar pun berterima kasih kepada Kementerian PUPR yanh terus mendukung pembangunan di Kabupaten Bolsel. 

"Kami merasa sangat terbantu dengan berbagai pembangunan yang terus disupport oleh Kementerian PUPR," ujarnya. 

Baca juga: Chord Gitar Lagu Hilmira - Dhika Fawaz - Chord C dan Lirik Hilmira Sadarkah Dirimu

Baca juga: Rendy Temukan Jejak Sumarno, Elsa Berhasil Hapus Foto di Hardisk Nino, Andin Cari Tahu Soal Lipstik

Ia juga meminta dukungan kepada Kementerian PUPR untuk terus memberikan dukungan terhadap pembangunan di Bolsel. 

"Semoga kerja sama ini tak berhenti disini, tapi terus ada pembangunan bagi kabupaten Bolsel, untum terus lebih baik lagi," aku dia. 

Sementara itu, Danis Hidayat Sumadilaga mengaku jika aset yang diserahkan hari ini adalah yang telah selesai dibangun. 

"Keempat aset ini telah selesai dibangun, dan kami serahkan ke Kabupaten Bolsel," tegasnya. 

Baca juga: Kecelakaan Maut, Satu Orang Tewas Usai Truk Box Tabrak Belakang Fuso, Diduga Sopir Langsung Kabur

Ia mengatakan jika selain di Bolsel, pihak juga sudah menyerahkan aset ke Kabupaten Boltim dan Bolmut.

"Ini bukti nyata jika Kementerian PUPR selalu memberikan sumbangsih pembangunan di Bolaang Mongondow Raya," tegasnya. 

Berantas Kemiskinan dari Desa 

Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Haji Iskandar Kamaru, menyebut bakal mengintervensi kemiskinan melalui desa. 

Sebab selama ini katanya, indikator kemiskinan dilihat melalui skop kabupaten.

Hal tersebut disampaikan Bupati Iskandar saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022, Kabupaten Bolsel.

Musrenbang ini digelar di Wisata Mangrove Transpatoa, Kecamatan Helumo, Senin (29/3/2020).

Baca juga: Fakta Baru Polisi Salah Tangkap Kolonel TNI di Malang, Bandar Narkoba Tipu Polisi, Jebak Tentara

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Kita akan kerja sama dengan Bapelitbangda, berkaitan dengan angka kemiskinan ini," ujarnya. 

"Angka kemiskinan ini biasanya hanya terbaca tingkat kabupaten, tapi kedepan nanti angka kemiskinan kita harus tahu perdesanya berapa persen angka kemiskinan tersebut,” tambah Iskandar.

Presidium KAHMI Sulawesi Utara ini menargetkan, pada tahun 2024 kemiskinan di Bolsel akan berkisar di angka 11 persen. 

Baca juga: Posko Kelurahan Tangguh Instruksi Kemendageri dan Kapolri

Sedangkan di tahun 2026 berada di angka 10 persen.

“Jadi ke depan Sangadi yang terpilih harus punya target. Harus memetakkan kemiskinan di desa," pinta dia. 

"Misalnya ada 100 orang yang miskin di desa, nah tiap tahun berapa orang yang harus kita tuntaskan," ucapnya. 

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 3 SD Halaman 198 199 200 201 203, Subtema 4 Berjudul Aku Suka Berkarya

"Berapa yang akan diintervensi oleh desa dan berapa untuk pemerintah kabupaten,” ujar Iskandar.

Ia menambahkan, jika model intervensi semacam ini dilakukan dengan serius maka bukan tidak mungkin tingkat kemiskinan di Bolsel akan berada di angka 2 persen.

"Semuanya butuh kerja keras dan kerja cerdas, agar supaya Bolsel bisa bebas dari angka kemiskinan," tegasnya. (Nie)

Baca juga: Rendy Temukan Jejak Sumarno, Elsa Berhasil Hapus Foto di Hardisk Nino, Andin Cari Tahu Soal Lipstik

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved