Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolsel

Bolsel Usulkan Rp 200 Miliar Dana Pemulihan Ekonomi Nasional 

Di tengah merebahnya wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), tak membuat semangat pembangunan daerah mundur

Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Nielton Durado
Bolsel Usulkan Rp 200 Miliar Dana Pemulihan Ekonomi Nasional 

"Semoga kerja sama ini tak berhenti disini, tapi terus ada pembangunan bagi kabupaten Bolsel, untum terus lebih baik lagi," aku dia. 

Sementara itu, Danis Hidayat Sumadilaga mengaku jika aset yang diserahkan hari ini adalah yang telah selesai dibangun. 

"Keempat aset ini telah selesai dibangun, dan kami serahkan ke Kabupaten Bolsel," tegasnya. 

Baca juga: Kecelakaan Maut, Satu Orang Tewas Usai Truk Box Tabrak Belakang Fuso, Diduga Sopir Langsung Kabur

Ia mengatakan jika selain di Bolsel, pihak juga sudah menyerahkan aset ke Kabupaten Boltim dan Bolmut.

"Ini bukti nyata jika Kementerian PUPR selalu memberikan sumbangsih pembangunan di Bolaang Mongondow Raya," tegasnya. 

Berantas Kemiskinan dari Desa 

Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Haji Iskandar Kamaru, menyebut bakal mengintervensi kemiskinan melalui desa. 

Sebab selama ini katanya, indikator kemiskinan dilihat melalui skop kabupaten.

Hal tersebut disampaikan Bupati Iskandar saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022, Kabupaten Bolsel.

Musrenbang ini digelar di Wisata Mangrove Transpatoa, Kecamatan Helumo, Senin (29/3/2020).

Baca juga: Fakta Baru Polisi Salah Tangkap Kolonel TNI di Malang, Bandar Narkoba Tipu Polisi, Jebak Tentara

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Kita akan kerja sama dengan Bapelitbangda, berkaitan dengan angka kemiskinan ini," ujarnya. 

"Angka kemiskinan ini biasanya hanya terbaca tingkat kabupaten, tapi kedepan nanti angka kemiskinan kita harus tahu perdesanya berapa persen angka kemiskinan tersebut,” tambah Iskandar.

Presidium KAHMI Sulawesi Utara ini menargetkan, pada tahun 2024 kemiskinan di Bolsel akan berkisar di angka 11 persen. 

Baca juga: Posko Kelurahan Tangguh Instruksi Kemendageri dan Kapolri

Sedangkan di tahun 2026 berada di angka 10 persen.

“Jadi ke depan Sangadi yang terpilih harus punya target. Harus memetakkan kemiskinan di desa," pinta dia. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved