Bom Depan Katedral Makassar
MOMEN Mendebarkan Pelaku Mau Masuk ke Gereja Katedral, Beruntung Ada Sosok ini yang Tahan & Meledak
Pastor Wilhelminus Tulak mengatakan, ada dua pelaku berusaha masuk tapi ditahan di gerbang masuk Gereja Katedral.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
“Saat ledakan, kaca semua pada hancur, kaca Hotel Singgasana hancur” katanya.
Pastor Wilhelminus Tulak mengatakan, umat yang luka-luka pelaku bom bunuh diri berada di dekat gerbang.
Pastor Wilhelminus Tulak menyatakan, ada korban luka-luka.
“Kalau mati semoga tidak adalah,” katanya.
Pastor Wilhelmus menyampaikan, umat sudah diminta untuk keluar.
“Pimpinan Gereja Katedral aman, sebagain besar umat aman, memang ada yang terluka khusus petugas keamanan, dia sedikit terbakar, puji tuhan luka-lukanya masih bisa ditahan,” katanya.
"Kita semua panik di dalam dan sekitar gereja, semua sudah pulang. Hari ini ibadah ditiadakan dulu," katanya.(*)

Berikut 5 fakta soal ledakan bom bunuh diri di Makassar yang berhasil dirangkum tribunmanado.co.id:
1. Meledak di depan Gereja Katedral
Bom itu meledak tak jauh dari Gereja Katedral yang berlokasi di pertigaan Jl Kajaolalido-Jalan Kartini Makassar.
Lokasi di samping Hotel Singgasana Makassar.
Gereja tak jauh dari Lapangan Karebosi Makassar.
2. Terjadi saat sementara ibadah.
Kejadian terjadi saat jemaat sementara beribadah.
Di Lapangan Karebosi Makassar juga sedang ramai aktivitas jogging pagi hari.