Breaking News:

Ekspor

Dorong Ekspor ke Jepang, Wagub Sulut Minta Stakeholder Terkait Edukasi Pelakunya Usaha

Pemprov Sulut terus berupaya melakukannya terobosan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Wagub Sulut, Steven Kandouw dalam FGD Peluang Ekspor Komoditas Perikanan dari Kawasan Timur Indonesia (KTI) ke Jepang yang berlangsung via Zoom Meeting, Kamis (25/03/2021). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemprov Sulut terus berupaya melakukannya terobosan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Di tengah pandemi Covid-19 yang menekan perekonomian, ekspor menjadi salah satu andalam untuk menggerakkan roda ekonomi daerah.

"Ekspor bisa kita harapkan di saat investasi dan government expenditure (belanja pemerintah) tidak maksimal," kata Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw

dalam FGD Peluang Ekspor Komoditas Perikanan dari Kawasan Timur Indonesia (KTI) ke Jepang yang berlangsung via Zoom Meeting, Kamis (25/03/2021).

Baca juga: Laksanakan Ibadah Peringatan Isra Miraj, Kapolda Sulut: Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan

Baca juga: Caroll Senduk Minta Jajaran Wujudkan Pelayanan Pemerintahan yang Bersih, Efektif dan Berintegritas

Baca juga: Arti Mimpi Menembak Burung, Pertanda Akan Mengalami Masalah hingga Mendapatkan Rezeki, Ini Tafsirnya

Mengapa ekspor bisa jadi andalan Sulut?

Bumi Nyiur Melambai punya sektor pertanian yang selama ini jadi penopang utama perekonomian.

Di dalam pertanian, ada sub sektor perikanan dan perkebunan yang turut berkontribusi besar.

Kepala Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat berbicara dalam FGD Peluang Ekspor Komoditas Perikanan dari Kawasan Timur Indonesia (KTI) ke Jepang yang berlangsung via Zoom Meeting, Kamis (25/03/2021).

 
Kepala Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat berbicara dalam FGD Peluang Ekspor Komoditas Perikanan dari Kawasan Timur Indonesia (KTI) ke Jepang yang berlangsung via Zoom Meeting, Kamis (25/03/2021).   (Tribun manado / fernando lumowa)

"Pertanian ini resillience, dia tahan banting. Siapa yang tak butuh makanan? Karena itulah, kita berupaya mendorong agar hasil pertanian bisa punya nilai tambah," jelasnya.

Wagub pun bilang, upaya memberi nilai tambah itu bisa melalui ekspor ketika industri pengolahan dan manufaktur hasil pertanian belum maksimal.

Baca juga: Nicholas Sean Patahkan Tudingan Ahok soal Ibunya, Unggah Video Sang Mama sedang Masak Daging

Baca juga: Gairahkan Investasi, Bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar akan Pangkas Birokrasi Berbelit

Baca juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia (26/3/2021), Spanyol vs Yunani, Jerman vs Islandia Pukul 02.45 WIB

Memang, tidak sedikit tantangan mewujudkan ekspor dan menjaga kontinuitas pengiriman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved