Sabtu, 30 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Duka

Tokoh Perdamaian Poso, Ambon dan Aceh dr Farid Husain SpB Meninggal

Almarhum adalah sahabat dekat mantan Wapres Jusuf Kalla. Almarhum tokoh penting dalam upaya Indonesia mewujudkan perdamaian di Poso, Ambon dan Aceh.

Tayang:
Capture Youtube
dr Farid Wadjdi Husain SpBKB 

Konflik yang diawali oleh konflik politik lokal dan konflik anak muda melebar menjadi konflik agama berhasil diselesaikan melalui Deklarasi Malino pada 20 Desember 2001.

Peran Farid Husain adalah membantu menjalankan panduan Panduan Rekonsiliasi Poso yang digagas oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Jusuf Kalla, ketika itu, selaku pejabat yang diberi tugas oleh Sidang Kabinet pada 13 Desember 2001 untuk menangani Konflik Poso.

Salah satu upaya awal menyelesaikan konflik di Poso adalah mencari dan mengumpulkan tokoh-tokoh representasi kedua pihak yang berkonflik untuk saling dipertemukan.

Upaya ini menghasilkan disepakatinya 20 tokoh sebagai representasi masyarakat, 10 orang dari masing-masing pihak. Mediasi kedua belah pihak dilakukan oleh Menko Kesra sendiri.

Mengakhiri Konflik Ambon

Upaya penyelesaian konflik Ambon diawali dengan pertemuan pendahuluan antara wakil kedua pihak yang berkonflik pada 30 Januari 2002.

Farid Husain bertanggung jawab untuk memastikan terpilihnya representasi dari masing-masing pihak yang berkonflik, yang totalnya 30 orang.

Dalam upaya menarik dukungan terhadap upaya perdamaian, Farid Husain mengupayakan pendekatan dengan tokoh-tokoh masyarakat di Ambon.

Ia antara lain merancang kunjungan Menko Kesra Jusuf Kalla ke kantong-kantong penduduk Kristen termasuk dengan mengunjungi secara mendadak kediaman uskup.

Pertemuan ketiga diadakan di Makassar pada 31 Januari 2002. Dalam pertemuan dengan kedua kelompok, diadakan pembicaraan untuk merumuskan konsep penghentian konflik.

Pertemuan puncak kedua belah pihak diadakan di Malino pada 11 dan 12 Februari 2002.

Menurutnya, dialog yang dilandasi dengan niat tulus adalah jalan terbaik dan bermartabat dalam menyelesaikan konflik.

"Termasuk konflik di Papua. Tidak sulit mewujudkan, jika semua pihak ada kemauan," kata dr Farid Husain dalam beberapa kesempatan. (*)

Halaman 3/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved