Sabtu, 9 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Tokoh

Masih Ingat Jenderal BHD, Eks Kapolri? Sempat Terseret Kisruh Pedangdut, Kini Terima Jabatan Penting

Mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Bambang Hendarso Danuri (BHD). Sempat terseret kisruh Ayu Ting Ting dan Enji. Kini jabat Ketua Umum PP Polri.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
Kompas.com/Alif Ichwan
Kabar Mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Bambang Hendarso Danuri (BHD). Eks mertua Ayu Ting Ting. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat Jenderal Polisi Purnawirawan Bambang Hendarso Danuri (BHD), mantan Kapolri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono?

Jenderal BHD juga sempat terseret kisruh dengan salah satu Pedangdut terkenal tanah air.

Setetah pensiun, Jenderal Bambang Hendarso Danuri masih tetap berpartisipasi dalam kaitannya dengan Polri. 

Baca juga: Masih Ingat Sutarman, Eks Kapolri yang Dicopot Jokowi? Sang Putra Ikuti Jejaknya, Begini Kabarnya

Jenderal Polisi (Purn) Drs. Bambang Hendarso Danuri, MM kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PP Polri periode 2021-2026 dalam Musyawarah Nasional (Munas) V Persatuan Purnawirawan (PP) Polri di Gedung Tribrata, Jakarta, 28-29 Januari 2021.

(Foto: Ketua PP Polri Jenderal Pol (Purn) Bambang Hendarso Danuri (kedua dari kanan) memberikan keterangan pers di Munas V PP Polri di Auditorium Tribrata, Jakarta, Kamis (28/1/2021)./Istimewa)

Bambang Hendarso Danuri ( BHD ) kembali mendapat kepercayaan para peserta Munas berkat kepemimpinan dan torehan prestasi jenderal yang akrab disapa ‘Jenderal BHD’ itu selama lima tahun terakhir.

Munas V PP Polri dihadiri 19 DPD PP Polri dari 31 Perwakilan Pengurus Daerah, sementara 14 DPD lainnya mengikuti Munas secara virtual. Selain diisi laporan pertanggungjawaban Pengurus, Munas juga melakukan pemilihan Ketua Umum periode 2021-2026.

Seluruh rangkaian kegiatan Munas selalu diawali dengan pelaksanaan swab antigen dan menerapkan protokol kesehatan 5 m (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dang mengurangi mobilitas).

Di awal pembukaan Munas, Kamis (28/1/2021), BHD menekankan dua hal.

Pertama, Munas harus berjalan lancar, demokratis, dan mematuhi protocol kesehatan.

Kedua, seluruh produk Munas harus legitimate dan dapat dioperasionalkan.

“Penyelenggaraan Munas harus obyektif, transparan, independen, terbebas dari keinginan pihak luar, dan akuntabel serta mematuhi protokol kesehatan. Dengan demikian, seluruh produk Munas legitimate.

Sosialisasi sudah dilakukan kepada 31 PP Polri daerah, pengurus pusat PP Polri, paguyuban purnawirawan Polri, Dewan Pertimbangan dan Dewan Penasehat serta Kapolri selaku Pembina PP Polri,” demikian Bambang Hendarso Danuri.

Sidang Munas dipimpin Irjen Pol (Purn) Soenarko didampingi Irjen Pol (Purn) Edward Aritonang serta perwakilan Ketua PP Polri Daerah Sumatera Utara dan Kalimantan Selatan ini. Empat target sasaran Munas 2021 ialah pertanggung jawaban ketua umum PP Polri periode 2016 – 2021,

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved