Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Tiga Penambang Ilegal Kabur dari Rumah Singgah Isolasi di Bitung

Waduh, kabar tidak menggenakkan datang dari penanganan tiga orang penambang di tambang liar di Kelurahan Pinasungkulan

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Istimewa
pelaksanaan Operasi Yustisi yang dilaksanakan ke para penambang ilegal di Kelurahan Pinasungkulan Kecamatan Ranowulu Kota Bitung beberapa waktu lalu. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Waduh, kabar tidak menggenakkan datang dari penanganan tiga orang penambang di tambang liar di Kelurahan Pinasungkulan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Provinsi Sulut.

Ketiga penambang liar itu menjalani karantina di rumah singgah di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung, dikabarkan melarikan diri.

Harusnya mereka masih menjalani isolasi mandiri selama 14 hari,

pasca hasil pemeriksaan rapid antigen negatif.

Baca juga: IAIN Manado Gandeng IAKN Manado Jalin Kerjasama dengan UIN Sunan Ampel Surabaya

Baca juga: Veronica Tan Ternyata Masih Pajang Foto Ahok, Masih Cinta?

Baca juga: Kembali Nol Kasus Pasien Positif Covid-19, Lumoto: Bolmut Siap Menuju Zona Hijau

Pemeriksaan itu berlangsung ketika operasi Yustisi gabungan TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Puskesmas Danowudu,

Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Bitung, di Kelurahan Pinasungkulan Rabu (10/3/2021).

"Iya, mereka memaksakan untuk keluar dari tempat isolasi.

Dengan alasan mau pulang ke daerah mereka," tutur dr Jeannet Watuna Kepala Dinas Kesehatan kota Bitung saat di konfirmasi terkait kabar tersebut, Jumat (19/3/2021) sore.

pelaksanaan Operasi Yustisi yang dilaksanakan ke para penambang ilegal di Kelurahan Pinasungkulan Kecamatan Ranowulu Kota Bitung beberapa waktu lalu.
pelaksanaan Operasi Yustisi yang dilaksanakan ke para penambang ilegal di Kelurahan Pinasungkulan Kecamatan Ranowulu Kota Bitung beberapa waktu lalu. (Tribun manado / Christian Wayongkere)

Dinas Kesehatan langsung bergegas mengambil langkah, dengan melakukan pemberitahuan ke daerah asal mereka.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan, oleh instansi gabungan dan TNI Polri terkait keberadaan penambang ilegal di Kelurahan Pinasungkulan.

Lanjut Watuna, mereka harusnya masih menjalani isolasi karena masih akan dilakukan pemerikaan lebih lanjut karena baru satu kali di swab antigen dan hasilnya positif covid 19.

Baca juga: Masih Ingat Teh Ninih, Istri Aa Gym? Merasa Kehilangan, Kini Diceraikan Sang Suami

Baca juga: Edwin Silangen Sambut Kunjungan Silaturahmi Sekprov Gorontalo

Baca juga: AC Milan Ditumbangkan Manchester United, Zlatan Ibrahimovic Telan Pil Kekecewaan

Informasi kaburnya tiga penambang ilegal yang sedang di isolasi di rumah singgah, turut dibenarkan oleh Dolfie Ramampuk.

"Kami baru tau, setelah disampaikan warga. Belum tau mereka lari kemana," kata Dolfie.

Pihaknya menjamin, mereka tidak akan kembali ke lokasi tambang ilegal di Kelurahan Pinasungkulan Kota Bitung.

Selain, pihaknya memberi informasi ada penambang yang sudah diminta kembali ke daerahnya karena dari hasil pemeriksaan rapid antibodi hasilnya reaktif.

Baca juga: VAP Kecam Langkah Kejaksaan Jadikannya Tersangka, Minta Perlindungan Hukum ke Presiden Jokowi

Baca juga: Bandar Sabu Inisial M Tewas dalam Penangkapan Polisi, Terungkur Jatuh saat Coba Kabur

Baca juga: Dokter Hewan Rudapaksa Seekor Anjing, Direkam Puaskan Penonton, Aksi Kejam Lainnya Ikut Terungkap

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved