Penanganan Covid
Ini Tanggapan Pengamat Kesehatan Terkait Masuknya Sulut Dalam Daftar Wilayah PPKM
Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro diperpanjang
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN)
yang juga Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto
menyebutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro diperpanjang dan diperluas
ke lima provinsi selama dua minggu ke depan, Provinsi Sulawesi Utara salah satunya.
Baca juga: Zona Orange Covid-19, Bitung Belum Berlakukan PPKM
Baca juga: Daftar Negara Paling Bahagia Sedunia, Finlandia Kembali Jadi Jawara, di Mana Posisi Indonesia?
Baca juga: Hampir Setahun Dilanda Pandemi Covid-19, Tingkat Kesembuhan di Tomohon Capai 91,97 Persen
Hal itu mendapat tanggapan dari pengamat kesehatan Epidemolog sekaligus Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado Jonesius Manoppo.
Ia mengatakan, sebenarnya kasus aktifnya menurut laporan harian bisa dikatakan rendah,
tapi kecepatan sembuh juga agak melambat.
Baca juga: Arya Saloka Alias Aldebaran, Buka Bisnis Baru, Langsung Diserbu Pengunjung
Baca juga: Mantan Bupati Bolsel Herson Mayulu Akan Perjuangkan Ini di Sulut
Baca juga: Zlatan Ibrahimovic Janji Perjuangkan Mimpi Tersisa Bela AC Milan, Pasca Disingkirkan MU
Jadi masih tersisa di atas 3000 kasus yang belum dinyatakan negatif atau belum selesai masa isolasinya.
Mungkin angka itu yang dijadikan alasan pemerintah pusat untuk memberlakukan PPKM.
PPKM diharapkan cepat membuat sulut berstatus zona hijau, ditambah vaksinasi yang ramai digelar diberbagai tempat dapat mempercepat terjadinya herd immunity
Baca juga: Gugatan Denny Indrayana Dikabulkan MK, 7 Kecamatan Lakukan Pemungutan Suara Ulang
Baca juga: Selaraskan Program Visi-Misi CS-WL, Forum Lintas Perangkat Daerah Digelar Secara Serentak
Baca juga: Lelah Seusai Main Bola, Bupati Kolaka Timur Samsu Bahri Meninggal
sehingga kita bisa mempercepat berbagai aktivitas ekonomi berjalan tentunya masih dengan protokol kesehatan.
Ini juga dilakukan sebagai pencegahan agar tidak terjadi lonjakan kasus akibat liburan paskah beberapa pekan kedepan.
Makanya PPKM diberlakukan hingga 5 April.
Baca juga: Sejam Bersama Pinwil Pegadaian Manado, Edy Purwanto, Fokus Pulihkan Ekonomi Masyarakat Sulut
Baca juga: Chord Gitar Lagu Lilakno Lungaku - Losskita: Aku Ora Nyongko Bakal Ngene Akhire
Langkah antisipatif ini memang seharusya disosialisasikan dengan baik sehingga tidak menimbulkan gesekan antara pelaksana kebijakan dengan pelaku ekonomi di tingkat bawah.
Sambil sebagai masyarakat kita tetap berprasangka baik,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pengamat-kesehatan-sulut-121212.jpg)