Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sosok Tokoh

Sosok Neslihan Yigit, Tetap Tampil di All England 2021, Padahal Satu Pesawat dengan Tim Indonesia

Neslihan Yigit meraih hasil cemerlang saat gelaran BWF World Tour Super 1000 Thailand Open pada Januari 2021.

Editor: Chintya Rantung
Kolase Tribun Manado
Sosok Neslihan Yigit 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021 karena ada satu penumpang (bukan tim Indonesia) yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Tim Indonesia pun kecewa karena tak bisa tampil karena kemenangan sudah diraih di babak 32 besar pada tiga nomor.

Yakni Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, Jonatan Christie dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. 

Neslihan Yigit, pebulutangkis Turki yang satu pesawat dengan tim Indonesia.

Namun kekecewaan pun ikut bertambah saat karena pemain turki Neslihan Yigit masih diperkenankan lanjut ke babak selanjutnya. 

Hal ini sempat dipertanyakan tim Indonesia, namun hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari BWF. 

Neslihan Yigit sendiri di akun Instagramnya belum memberikan update terbaru terkait masalah ini. 

Lalu siapa sebenarnya Neslihan Yigit

Pemain kelahiran 26 Februari, 1994 ini memiliki tinggi badan 178 cm (5,84 ft) dan ia bermain menggunakan tangan kanannya. 

Neslihan Yigit saat ini dilatih Çağatay Taşdemir pada klub Egospor di Ankara.  

Di babak 32 besar All England 2021, Neslihan berhasil menyudahi perlawanan wakil Prancis, Marie Batomene.

Selanjutnya dia akan menghadapi wakil Jepang, Akane Yamaguchi, pada Kamis (18/3/2021) ini.

Tampil di Olimpiade

Neslihan Yigit meraih hasil cemerlang saat gelaran BWF World Tour Super 1000 Thailand Open pada Januari 2021.

Saat itu, pebulutangkis berambut keriting ini berhasil melaju hingga perempatfinal di Thailand Open jilid 2.

Pebulutangkis berparas cantik ini menaklukkan Sabrina Jaquet (Swiss) dan Yvonne Li (Jerman).

Langkah Neslihan baru terhenti di perempatfinal saat bertemu maharatu bulutangkis dunia, Carolina Marin.

Pemain 26 tahun ini takluk dua game langsung dari wakil Spanyol tersebut, 6-21, 15-21.

Neslihan pernah mencuri perhatian di ajang Islamic Solidarity Games 2013 yang berlangsung di Palembang, Indonesia.

Kala itu, dia sukses menggondol mendalai emas di nomor tunggal putri dan perunggu di nomor beregu.

Selain itu, dia juga berhasil tampil di Olimpiade 2012 London.

Dia tercatat sebagai pebulutangkis Turki pertama yang lolos ke Olimpiade.

Klarifikasi BWF 

Berikut ini klarifikasi Badminton World Federation (BWF) setelah tim Indonesia dipaksa mundur dari gelaran All England Open 2021. 

Dalam klarifikasi BWF  yang diunggah di akun Instagram resmi BWF Official dijelaskan bahwa seluruh pemain dan tim Indonesia telah dihubungi Dinas Kesehatan Nasional Inggris untuk melakukan isolasi mandiri. 

Seluruh pemain dan tim harus melakukan isolasi mandiri selama 10 hari dari tanggal penerbangan setelah ditemukan satu penumpang di pesawat yang sama (bukan pemain maupun tim Indonesia) terkonfirmasi positif Covid-19. 

Hal ini sesuai dengan persyaratan yang dibuat pemerintah Inggris. 

Dengan demikian, seluruh pemain tidak dapat bertanding atau dipaksa mundur dari turnamen All England Open 2021

BWF mengaku menyesali keputusan ini. 

Meski demikian, turnamen All England Open 2021 akan terus dilanjutkan dengan mengikuti protokol yang ditentukan pemerintah Inggris dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan keselamatan semua peserta. 

Mundurnya tim Indonesia dari All England Open 2021 tidak mengubah undian yang sudah ditentukan. 

Semua lawan yang sebelumnya dijadwalkan akan bertanding dengan pemain Indonesia dipastikan menang WO. 

Kontan unggahan BWF Official ini langsung diserbu netizen Indonesia yang protes dengan keputusan itu. 

Belum satu jam klarifikasi itu diunggah, sudag 12.157 komentar yang masuk. 

resaapuspita: Pertanyaannya, kenapa yg positif lolos naik pesawat?

wu_91: U N F A I R

fanirisdayanti: UNFAIR!!! THEY ARE ALL FINE. THEY ARE ALL NEGATIVE.

henrycusm: Shame on you!!!

Pertanyakan Tim Negara Lain yang Sempat Positif 

Atlet badminton Indonesia, Marcus Gideon tiba-tiba meluapkan amarahnya mengenai kebijakan di turnamen All England Open 2021

Diceritakan Marcus Gideon di akun Instagram pribadinya, ia mengatakan bahwa seluruh pemain, pelatih, dan ofisial dari Indonesia harus mundur dari turnamen tersebut.

Hal ini bermula ketika seorang penumpang pesawat yang ditumpangi tim Indonesia ke Inggris dinyatakan positif Covid-19.

Akibatnya, timnas Indonesia pun diminta mengundurkan diri dari ajang All England yang digelar pekan ini.

Kevin Sanjaya Marcus Gideon masih menjadi yang terbaik di ganda putra jelang All England 2021
Kevin Sanjaya Marcus Gideon masih menjadi yang terbaik di ganda putra jelang All England 2021 (Instagram: Kevin Sanjaya)

Hal ini sesuai dengan regulasi pemerintah Inggris, yang menyatakan jika seseorang berada dalam satu pesawat dengan orang lain yang positif Covid-19, dia diharuskan menjalani isolasi selama 10 hari.

Keputusan ini pun menimbulkan kemarahan dari Marcus Gideon.

Pasalnya, sebelum keberangkatan, seluruh kontingen tim bulutangkis Indonesia baik atlet maupun ofisial telah menjalani tes dan hasilnya negatif.

Seluruh rombongan pun juga menjalani tes ulang setibanya di hotel dan lagi-lagi mendapatkan hasil negatif.

Marcus juga mempertanyakan keputusan terhadap 7 orang dari tim negara lain yang kedapatan positif, namun dalam satu hari hasilnya berubah negatif. 

Sebelumnya, pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, berhasil melaju ke babak kedua All England Open 2021.

Pasangan berjulukan The Minions ini mengalami perjalanan mereka pada All England Open 2021 dengan melawan Matthe Clare/Nathan Van Leeuwen.

Bertanding di Arena Birmingham, Inggris pada Rabu (17/3/2021), Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanajaya Sukamuljo menang atas Clare/Van Leeuwen dengan skor 21-12, 19-21, 21-9.

Hasil ini membuat Marcus/Kevin menjadi wakil Indonesia pertama yang melaju ke babak kedua All England Open 2021.

Tak hanya Marcus, seluruh pemain dan tim Indonesia juga meluapkan kekecewaannya dengan menuliskan kalimat yang sama di unggahan instagramnya. 

"@bwf.official must be responsible," tulis Kevin Sanjaya, Fajar Alvia, Rian Ardianto hingga Mochammad Ahsan.  (Berbagai sumber)

Berita turnamen All England 2021 lainnya

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Sosok Neslihan Yigit, Pebulutangkis Turki Tetap Tampil di All England Meski Satu Pesawat dengan RI, https://surabaya.tribunnews.com/2021/03/18/sosok-neslihan-yigit-pebulutangkis-turki-tetap-tampil-di-all-england-meski-satu-pesawat-dengan-ri?page=all.


Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved