Penemuan Mayat
Sebelum Ditemukan Tewas, Piyo Sempat Beres-Beres di Toko, Saksi: Kaget Lihat Mulutnya Keluar Liur
Ruko itu berada di Lingkungan V Kelurahan Wangurer Timur Kecamatan Madidir Kota Bitung Provinsi Sulut.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Garis polisi berwarna kuning, bertuliskan "dilarang melintas garis polisi" dipasang di depan sebuah ruko lantai 2.
Police line dipasang polisi dari unit Inafis Polres Bitung.
Ruko itu berada di Lingkungan V Kelurahan Wangurer Timur Kecamatan Madidir Kota Bitung Provinsi Sulut.
Seorang lelaki ditemukan tak brenyawa lagi di dalam kamar ruko tersebut.
Adalah lelaki bernama Fernando Hoan (20), saksi mata yang pertama mengetahui.
Fernando dan sesosok mayat pria bernama Olimpiyo alias Piyo (46) adalah sesama pekerja di toko UD Lilian, tak juah dari tempat kejadian perkara (TKP).
TKP yang dipasang police line, satu pemilik dengan toko UD Lilian milik perempuan bernama Clara Liandi (43).
Menurut saksi Fernando, dirinya melihat korban berada di dalam kamar dalam posisi tengkurap sekitar pukul 10 Wita.
“Sebelum ditemukan meninggal, dia sempat beres – beres toko sebelum di buka pukul 9.00 wita. Saya kaget liat mulutnya keluarkan air liur,” kata Fernando saat memberikan keterangan kepada kepolisian di TKP, Rabu (17/3/2021).
Ruko itu merupakan tempat tinggal dari korban.
Setelah beres – berea toko, kata saksi Fernando, Piyo sebutan untuk korban sempat meneguk kopi dan makan kue.
Lalu izin kepada pemilik toko, kembali ke ruko untuk pergi mandi.
Lama tak kembali, pemilik toko Ci Clara Liandi menyuruh Fernando pergi mengecek ke ruko.
DIsitulah Fernondo mendapati Piyo berada di dalam kamar dalam posisi tengkurap.
“Saya langsung lapor ke Ci (pemilik toko), lalu menelpol kerabat dari ci,” tambahnya. (crz).
Baca juga: Masih Ingat Mark Sungkar Ayah Shireen dan Zaskia Sungkar? Kini Hadapi Kasus Korupsi, Larang Dijenguk
Baca juga: Cobalah Lakukan 7 Tips Ini, Jangan Kaget Jika Pasanganmu Tergila-gila ya
Baca juga: Sosok Buwas Berani Sebut 2 Menteri Ini Perintahkan Import Beras Padahal Stok Menumpuk, Ini Profilnya