Pengawal Presiden
Sosok Pengawal Setia Soekarno Kini Meninggal Dunia, Dulu Menolak saat Akan Dijadikan Ajudan Soeharto
Sosok pengawal setia Soekarno yang dikabarkan baru meninggal pada senin kemarin.
1965-1968 Brigrafis Polisi
1987-1995 eskportir kerajinan kayu
1995-hingga akhir hayat berkebun buah-buahan jeruk bali dan mangga bali
2. Mendaftar Polwan
Nitri mengawali kisahnya dengan masuk sebagai anggota Polisi Wanita (Polwan) saat mendaftar di Bali pada tahun 1964.
Saat itu usianya masih 16 tahun dan baru saja tamat SMP.
Uniknya, Nitri mencuri umur 2 tahun lebih tua menjadi 18 tahun agar bisa diterima.
Dirinya pun berhasil lulus dan menjalani pendidikan di Sukabumi, Jawa Barat.
3. Terpilih jadi pengawal Soekarno
Nitri sendiri kerap diminta untuk tampil menari di acara-acara kepresidenan.
Nitri berhasil terpilih menjadi ajudan anak-anak Bung Karno setelah pasukan pengawal presiden, Cakra Birawa, dibubarkan dan diganti dengan pengawal Kepolisian.
Dari sana, perlahan Nitri dipercaya untuk mengembang tanggung jawab yang lebih besar lagi, yakni menjadi ajudan Soekarno.
Ada banyak kisah yang dijalaninya pada saat itu. Terutama soal kegemaran Soekarno akan makanan.
4. Jadi saksi setelah Soekarno tak jadi presiden
Nitri sendiri diangkat menjadi ajudan Soekarno setelah peristiwa tragedi tanggal 30 September atau G30S/PKI terjadi.