Berita Bolmong

Progres Pembangunan Bandara Lolak Realisasi Fisik Capai 15 Persen, Target 2023 Bisa Beroperasi

Meski di tengah Covid-19 pembangunam Bandara Loloda Mokoagow yang terletak di Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolmong, Provinsi Sulut jalan terus.

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Siti Nurjanah
Kepala Dishub Bolmong Sugih Arto Banteng. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah terus menggenjot pembangunan Bandar Udara (Bandara) Loloda Mokoagow.

Meski di tengah Covid-19 pembangunam Bandara Loloda Mokoagow yang terletak di Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolmong, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) jalan terus.

Hingga saat ini progres pembangunannya terus dilakukan.

Kepala dinas Perhubungan (Dishub) Bolmong Sugih Arto Banteng mengatakan, untuk bandara, sampai tahun 2020, anggaran terealiasi yang sesuai kontrak sudah hampir Rp 55 miliar.

Diketahui bahwa, anggaran keseluruhan untuk bandara sesuai rencana awal adalah Rp 400 miliar lebih.

"Jadi rencana awal itu itu rp 400 miliar, namun karena fluktuasi harga yang naik sehingga membengkak menjadi 500-an miliar," ucapnya.

Dengan demikian, di tahun 2020 terealisasi Rp 55 miliar, kemudian tahun 2021 ada lelang Rp 48 miliar.

"Nah dari total 48 miliar itu kita belum tahu, apakah kena refocusing anggaran atau tidak," jelasnya.

Lanjutnya, pada tahun 2022 akan ketambahan dana lewat dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp 192 miliar.

Hal itu, sesuai usulan dengan tembusan Menteri Perhubungan, Menteri PPN/Bappenas, Menteri Keuangan, tentang penyampaian usulan kegiatan kementerian perhubungan melalui pembiayaan SBSN tahun 2022.

"Nah itu semua kegiatan dalam hal ini, perkeretaapian, perhubungan darat, perhubungan darat, perhubungan laut dan perhubungan udara."

"Nah, kalau perhubungan udara untuk Bolaang Mongondow, adalah pembangunan bandar udara," jelasnya.

Sementara itu, Ia menjelaskan untuk pembangunan bandara, hingga saat ini realisasi pengerjaan fisiknya mencapai angka sekitar 10 persen sampai 15 persen.

"Hasil rapat koordinasi, provinsi meminta PT Saka Graha, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), untuk landasan pacunya tak perlu sesuai target yaitu 2,2 km, provinsi mengusulkan 1,6 km pesawat sudah terbang. Jadi targetnya tahun 2023 sudah selesai dan bisa beroperasi," jelasnya. (ana)

Baca juga: Lowongan Kerja ke Jepang, Gaji Rp 20 Juta per Bulan, Pendaftaran Ditutup Tanggal 31 Mei 2021

Baca juga: YUHUUU Selamat Ya! 10 Shio Akan Beruntung Sepanjang Hari ini Senin 15 Maret 2021, Shiomu Termasuk?

Baca juga: Cristiano Ronaldo Pantas Mendapat Kartu Merah, Mantan Wasit: Itu Pelanggaran Serius

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved