Berita Travel

Bukit Bambe’an, Surga Tersembunyi yang Kini Menjadi Fokus Pemerintah Desa Sia’

Desa ini belum banyak tersentuh polisi udara. Hamparan perkebunan, ilalang hingg bukit hijau bisa ditemukan di desa ini.

Penulis: Theza Gobel | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Theza Van Gobel
Kini sudah banyak pesepeda yang mengunjungi Bukit Bambe’an, Desa Sia', Kotamobagu Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Desa Sia', Kotamobagu Utara, dikenal memiliki alam yang masih asri. 

Desa ini belum banyak tersentuh polisi udara. Hamparan perkebunan, ilalang hingg bukit hijau sangat mudah ditemukan.

Desa dengan penduduk kurang lebih 340an jiwa itu, kini tengah berbenah, menata semua potensi yang dimilikinya. 

Terletak di bawah bukit dan kaki gunung, menjadi berkah tersendiri bagi Desa Sia’. 

Keindahan alam bagi desa yang berada di wilayah perbatasan Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolaang Mongondow ini, sangat layak dijadikan sebagai tempat wisata.   

Pemandangan yang eksotis dan hamparan pepohonan dengan beragam jenis, juga menjadi nilai tersendiri. 

Bahkan, dipastikan mampu menyita perhatian serta decak kagum bagi para pengunjung. 

Suguhan keindahan alam tersebut, tentunya telah menjadi sebuah komitmen bersama baik masyarakat, pemerintah desa maupun pemerintah daerah untuk dikelola sebagai destinasi wisata alam di Kotamobagu.

Lewat sentuhan Dana Desa tahun 2019 lalu sebagai sumber pembiayaan utama, penataan tempat yang diberi nama Wisata Alam Bukit Bambe’an itu mulai dikembangkan. 

“Di tahun 2020 lalu sebenarnya telah dianggarkan, tapi karena pandemi Covid-19, program ini tidak berjalan. 

Sebagian anggaran masih digeser untuk penanganan Covid-19,” ungkap Kepala Desa (Sangadi) Sia’, Herto Balansa, ketika dihubungi media (14/03/2021). 

Beberapa item pekerjaan yang sempat tertunda karena Covid-19, terang Herto diantaranya, pembangunan jalan wisata, pembuatan gazebo dan beberapa fasilitas pendukung lainnya. 

“Untuk akses jalan masuk ke lokasi sudah dikerjakan terlebih dahulu, tinggal pembukaan jalan menuju puncak dan itu juga sudah kami alokasikan lewat APBDes perubahan tahun 2020 kemarin, anggarannya kurang lebih Rp200 juta rupiah,” ungkapnya.

Lanjutnya, di tahun 2021 ini memang Pemerintah Desa Sia’ menjadikan program pembangunan wisata alam ini sebagai prioritas. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved