Terkini Nasional
Gatot Tak Mau Sebut Nama yang Mengajaknya Kudeta AHY di Demokrat: Saya Harus Merahasiakan
Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Gatot Nurmantyo mengatakan pernah diajak untuk berkoalisi menggulingkan AHY.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Gatot Nurmantyo mengatakan pernah diajak untuk berkoalisi menggulingkan AHY.
Buka-bukaan, Gatot Nurmantyo Pernah Diajak Gulingkan AHY dari Ketum Demokrat, Langsung Teringat SBY
Pada kesempatan itu, Gatot menceritakan kronologi ajakan untuk melakukan kudeta terhadap Partai Demokrat.
Pembawa acara, Najwa Shihab lantas memberikan beberapa pertanyaan yang bermaksud untuk mencari tahu siapa aktor yang mengajak Gatot bergabung untuk mengkudeta AHY.
“Pak Gatot, saya mau langsung to the point, siapa yang menawarkan Anda untuk terlibat dan sampai sejauh menjadi Ketua Umum Partai Demokrat,” tanya presenter yang akrab disapa Nana tersebut.
Enggan membeberkan nama, Gatot justru menceritakan kronologi bagaimana dia diajak bergabung.
“Mohon maaf mbak Nana, sekali lagi, saya harus merahasiakan nama ini, karena diminta oleh yang bersangkutan juga pada saat menyampaikan kepada saya, jadi itu janji saya mbak Nana,” ujar Gatot.
Lihat videonya mulai menit 04:37:
Najwa memberikan pertanyaan lainnya terkait dengan orang yang mengajak Gatot bergabung apakah mempunyai background Partai Demokrat atau tidak.
“Tapi orang ini jelas kader Partai Demokrat yang memang menawarkan, kok berani-beraninya nawarin mantan Panglima TNI menjadi calon ketua?” tanya Najwa.
Gatot membeberkan latar belakang orang yang mengajaknya untuk kudeta Partai Demokrat.
“Orang ini adalah orang yang pernah ikut membangun Partai Demokrat, dan pada saat akhir masa jabatan Pak SBY beliau lapor kepada Pak SBY bahwa saya sudah cukup pengabdian saya dan saya mengabdi dari luar,” ungkapnya.
Gatot Nurmantyo mengaku didatangi orang tersebut bukan hanya sekali saja untuk diminta maju menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.
“Dan ketika ada informasi tentang KLB datang kepada saya, kemudian saya sampaikan, coba dalami lagi ketika AHY menyampaikan akan ada kudeta, besoknya datang lagi kepada saya, menyampaikan kepada saya bahwa ini sudah pasti terjadi dan tolong bapak Gatot ikut KLB,” bebernya.
Gatot menanyakan kembali kepada orang tersebut tentang alur dan prosesnya.