Berita Populer
POPULER Sulut - DPC Demokrat Bolmut Nyatakan Sikap Dukung Moeldoko | Sugeha: 21 Suara dari Sulut
2 berita populer seputar Sulawesi Utara yang tayang di portal tribunmanado.co.id didominasi berita tentang isu keretakan Partai Demokrat.
"Terutama berkomitmen tetap menjaga soliditas pengurus DPC Partai Demokrat Bolmut dari upaya pihak-pihak yang ingin memecah belah tubuh partai," pungkas Dontili. (Mjr)
Tanggapi KLB Demokrat, Ishak Sugeha: 21 Suara dari Sulut Ternyata Tak Semuanya 'Suara Hantu'
Polemik Konferensi Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) yang diadakan di Deli Serdang, Sumatera Utara pekan lalu menimbulkan polemik
Dari isu adanya dualisme kepemimpinan hingga dugaan keikutsertaan beberapa kader Partai Demokrat dari Sulawesi Utara (Sulut) yang berujung pada pencopotan beberapa kader dari jabatan.
Ketua Partai Demokrat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Kotamobagu, Ishak Sugeha mengatakan Kotamobagu seratus persen aman.
“Kami (DPC PD Kotamobagu) sejak awal menolak KLB ini, jadi tak ada satupun yang berangkat ke Deli Serdang,” ungkap Papa Yogi, sapaan akrabnya.
Kendati demikian, ia berkata 21 peserta dari Sulut yang pergi ternyata tak semuanya “suara hantu”.
“Saya sudah dengar kabar, ada 6 Ketua DPC dari Sulut yang turut serta dalam KLB tersebut,” katanya.
Namun semenjak “tertangkap basah” mengikuti KLB, mereka pun serta-merta dipecat sehingga tidak lagi memiliki hak suara sebagai Ketua DPC.
“6 kawan kami itu langsung dicopot dari jabatan. Bahkan bukan lagi kader PD, jadi mereka sudah tidak punya legalitas sebagai pemilik suara kala itu,” kata pria yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Kotamobagu ini."
"Sejak awal terdengar isu akan diselenggarakan KLB, DPC Kota Kotamobagu saling berkoordinasi untuk tetap berpegang teguh pada pendirian awal, yakni konsisten mendukung kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)."
“Yang bilang AHY tidak cakap itu bukan orang yang aktif dalam partai, sekalipun ada yang sampai mengklaim dirinya salah satu pendiri PD, tapi bertahun-tahun nyatanya tak aktif,” kata Ishak menanggapi pertanyaan tentang kecakapan AHY dalam memimpin.
Menurutnya PD masih mampu eksis hingga saat ini tak lain karena kerja keras AHY.
“Tapi sangat disayangkan ternyata 21 suara dari Sulut itu tak semuanya suara hantu.
Kalau tidak cepat ambil tindakan, bisa-bisa sah suara mereka di sana,” tutupnya.