Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sandiaga Uno

Sandiaga Uno dan Joune Ganda Cicipi Kue Warga Desa Marinsow Likupang Timur Minahasa Utara

Dari lokasi KEK Pariwisata di Desa Pulisan, ia bergegas ke Marinsow. Waktu sudah jelang sore. Ia harus buru - buru ke Manado.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Sandiaga Uno saat mencoba kue di salah satu Home Stay milik warga Dewa Marinsow, Likupang Timur, Minahasa Utara. 

Ia bercerita, dulu rumahnya adalah rumah biasa. Konstruksinya sederhana hingga sewaktu waktu bisa roboh.

"Kemudian pada 2019 ada wacana jika disini mau didirikan home stay," ujar dia. 

Sempat mengira itu hoaks, ia terkejut ketika tahu tahu rumahnya didatangi bass pada pertengahan 2020. Akhir 2020, rumah itu dibangun. 

"Rumah lama dirobohkan, ganti rumah ini. Anggarannya semua dari pemerintah," kata dia. 

Adanya usaha baru tersebut membuatnya bergairah. 

Ia berencana berhenti jadi tukang untuk kelola home stay. 

Sang istri makin mematangkan kemampuan masaknya.

"Dia rencananya akan jadi tukang jual makanan. Mungkin bikin masakan babi yang disukai turis," kata dia.

Amelia Banea, warga lainnya mengaku home stay miliknya sudah siap tinggal. 

Di dalamnya sudah terpasang sofa dan meja. Kamar sudah terisi tempat tidur dan lemari. 

Sebuah televisi LCD dalam bungkusan tergeletak di lantai. Kamar mandi sudah ada showernya.

"Ini semua dibiayai pemerintah," ujar dia. 

Sesuai anjuran pendamping pembangunan rumah itu, ditambahkannya hiasan kerang dan kelapa di atas meja

Bagian depan rumah diisinya dengan bunga. 

"Itu saya yang biayai," beber dia. 

Home stay miliknya hanya bangunan satu tingkat dengan bentuk rumah adat minahasa. 

"Ini dulunya hanyalah lahan kosong yang terlupakan, lantas dibangun home stay. Rumah asli saya di belakang ini," ujar dia.

Ia menuturkan, total biaya pembangunan 105 juta. Khusus bangunan berjumlah 49 juta.

"Interiornya seharga 6 juta," katanya. 

Sebut dia, pembangunan rumah tersebut dikelola secara kelompok. Hal itu untuk memudahkan kontrol pembangunan 

"Satu kelompok berisi 7 kepala keluarga. Di kelompok ini sayalah bendaharanya," ujar dia. 

Amelia pernah mengecap sukarnya tinggal di desa tersebut. Semua serba sulit.

"Air harus ditimba sejauh 3 kilo. Tak ada listrik. Jalan rusak. Pokoknya serba tertinggal," kata dia. 

Kini, desa itu maju dengan cepat. Listrik disediakan per home stay. Keran air bisa diputar setiap waktu.

"Kini wifi sementara dipasang," katanya.  

Dia pun tak tahan untuk mengucapkan terima kasih pada Jokowi atas berkah desa Marinsow.

"Terima kasih pada pak Jokowi, pak Olly Dondokambey dan pak Sandiaga Uno atas perhatiannya pada kami," kata dia. 

Via warga lainnya berencana menyiapkan tempat parkir untuk home staynya. 

Halaman akan ia sulap jadi taman dengan tempat duduk bagi turis. 

"Kesempatan ini akan saya gunakan sebaik baiknya," kata dia. 

Mengenai pengelolaan home stay, sebut dia, masih akan dibicarakan lagi. 

Apakah uangnya masuk ke warga atau ada persentase.

"Masih kami rapatkan," ujar dia. (art) 

Sandiaga Uno Bikin Pantun Untuk Desa Marinsow Likupang Minahasa Utara

Promo Alfamart 7 Maret 2021, Susu & Popok Turun Harga, Beli Susu Formula Gratis Minyak, Cek Katalog

Hasil Bundesliga Bayern Munchen vs Dortmund, Drama Comeback 2 Menit, Lewandowski Catat Hattrick

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved