Internasional

Nenek 64 Tahun Ini Melahirkan Bayi Kembar, Bayinya Diambil Negara

Namun hal aneh dialami oleh seorang wanita tua berusia 69 tahun di Spanyol. Ia justru melahirkan dua anak kembar saat berusia 64 tahun. 

Editor: Alpen Martinus
istimewa
Mauricia Ibanez (69 tahun), wanita yang melahirkan anak kembar di usia 64 tahun. 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MADRID- Memasuki masa menopause, biasanya seseorang tidak bisa hamil dan melahirkan lagi.

Namun hal aneh dialami oleh seorang wanita tua berusia 69 tahun di Spanyol.

Ia justru melahirkan dua anak kembar saat berusia 64 tahun. 

Namun sayang, anak kembarnya tersebut diambil oleh negara.

Pengadilan tertinggi Spanyol memutuskan dia tidak mampu merawat mereka.

Mahkamah Agung Spanyol menguatkan putusan 22 April 2020 yang dijatuhkan oleh Pengadilan Provinsi Burgos.

Baca juga: Sosok Perempuan Berkerudung Kencan Dengan Kaesang, Pengganti Felicia Tissue?

Mauricia Ibanez (69 tahun) melahirkan anak kembar di usia 64 tahun.
Mauricia Ibanez (69 tahun) melahirkan anak kembar di usia 64 tahun. (Newsflash/DailyMail)

Pengadilan memutuskan mengambil si kembar,

karena sang ibu dinilai tidak dapat merawat mereka dalam “kondisi optimal.”

Melansir Daily Mail, putusan Mahkamah Agung pada Senin (1/3/2021)

mengakhiri pertarungan hukum empat tahun yang dilakukan sang ibu, Mauricia Ibanez.

Wanita itu melahirkan si kembar, Gabriel dan Maria de la Cruz, pada 2017

setelah menjalani perawatan kesuburan di Amerika Serikat (AS).

Pengadilan menyatakan si kembar berada dalam situasi yang “rentan.

Baca juga: Berat Badan Gadis Ini Tiba-tiba Turun 63,5 kilogram, Hal Ini yang Terjadi Padanya

” Sang ibu dinilai tidak akan mampu merawat mereka dengan benar atau untuk bekerja sama dengan petugas sosial.

“Keputusan itu didasarkan pada evaluasi para ahli,

bukan karena usia atau kesehatan mental wanita itu,” kata pengadilan, tanpa menjelaskan alasan lebih lanjut.

Sebuah laporan yang dikeluarkan Pengadilan Provinsi Burgos menyatakan keputusan awal mereka terkait

“ciri-ciri kepribadian ibu secara signifikan mempengaruhi perkembangan afektif dan psikososial dua bayi itu.”

Disebutkan juga pengadilan mempertimbangkan soal tidak adanya hubungan keluarga,

isolasi, dan kurangnya jejaringan sosial yang dapat mendukung sang ibu.

Si kembar, sekarang berusia empat tahun.

Mereka dirawat di panti asuhan tak lama setelah mereka lahir pada 2017.

El Pais melaporkan pada 2017, Ibanez telah menandatangani perjanjian dengan petugas sosial

kemasyarakatan Spanyol untuk menyewa asisten yang memberikan perawatan 24 jam.

Baca juga: Amanda Manopo Kena Tifus, Ikatan Cinta Kehilangan Sosok Andin Lebih Lama?

Itu dilakukan setelah disimpulkan dia membutuhkan bantuan untuk membersihkan dan merawat anak-anaknya.

Tapi, hanya 10 hari setelah dia kembali ke rumah setelah menghabiskan lebih dari sebulan

di rumah sakit usai melahirkan, pihak berwenang memutuskan si kembar “dalam bahaya.”

“Sejak dia pulang, tim multidisiplin telah mengikuti kemajuan Ibanez.

Laporan mereka semua menyimpulkan si kembar perlu dirawat di lingkungan yang berbeda,'' kata juru bicara dari layanan sosial di Burgos pada saat itu.

Namun menurutnya, Ibanez mungkin saja disatukan kembali dengan anak-anaknya di masa depan.

"Tapi kewajiban dalam jangka pendek bagi mereka untuk bersama orang tua angkat," kata juru bicara itu.

Ibanez juga memiliki anak lain yang ditempatkan di panti asuhan pada 2014 setelah ibunya dinyatakan tidak layak untuk merawatnya.

Blanca, sekarang berusia 11 tahun, juga lahir melalui bayi tabung dan tinggal di Kanada.

Setelah keputusan 2017, pengacara Ibanez mengatakan kliennya sangat putus asa dan trauma.

Dia menantang keputusan tersebut, tetapi bandingnya ditolak oleh Pengadilan Keluarga setempat,

dan sekarang dikuatkan dengan keputusan Mahkamah Agung.

Ibanez telah kehabisan opsi hukumnya untuk saat ini,

tetapi dapat meminta agar pengadilan meninjau kembali keputusannya setiap dua tahun.

Pengadilan menyatakan tidak memprediksi hasil yang berbeda dalam jangka pendek.

El Pais melaporkan bahwa Ibanez, mantan pegawai negeri sipil,

memulai keluarganya setelah diberikan pensiun dini karena masalah kesehatan mental.

Adik Ibanez mencoba agar pengadilan menyatakan dia “sepenuhnya tidak mampu.

” Dengan tujuan agar paspor Ibanez diambil sehingga mencegahnya bepergian ke luar negeri untuk perawatan kesuburan, menurut surat kabar Spanyol.

Namun, hakim menolak mengikuti kesaksian psikolog bahwa kondisi sang ibu

bukanlah alasan untuk mencegahnya untuk merawat dirinya sendiri atau anak.

“Saya memutuskan menjadi seorang ibu karena pengalaman memiliki Blanca, anak pertama saya, luar biasa, '' kata

Ibanez kepada El Pais dari rumah sakit setelah melahirkan si kembar pada Februari 2017.

“Saya bertanya pada diri sendiri apakah saya benar-benar dapat memiliki yang lain.

Saya tidak khawatir sama sekali tentang usia saya.

Saya sudah tua tetapi memungkinkan bagi saya untuk hamil:

sains dan kedokteran adalah kesempatan terakhir yang kita miliki oleh para lansia.”

Ibanez mengaku khawatir mungkin negara bisa membawa anak-anaknya pergi.

“Mereka (bayi) sangat tidak berdaya, sangat kecil dan halus. Saya sedikit takut pada mereka.

Saya hanya meminta Tuhan untuk mencegah mereka jatuh ke tangan petugas sosial, '' katanya kepada surat kabar itu.

Berita tentang saudara kembar Ibanez menjadi berita utama di seluruh dunia dan memicu perdebatan sengit di Spanyol.

Perdebatan muncul antara mereka yang memuji pencapaian ilmiah dan mereka yang mempertanyakan

etika hamil di usia lanjut, terutama karena Ibanez telah dinyatakan tidak mampu merawat anak sebelumnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Melahirkan di Usia 64 Tahun, Anak Kembar dari Wanita Ini Diambil Negara"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved