Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kudeta AHY

Moeldoko 'Lengserkan' AHY, Bentrok Massa Pro-KLB Demokrat dan Pro-AHY Pecah, Korban Berjatuhan

Kericuhan pecah antara massa pro-KLB dan pro-AHY. Korban berjatuhan. Moeldoko jadi Ketum Partai Demokrat gantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Editor: Frandi Piring
Tribun Medan
Bentrok Demo Tolak Kudeta AHY dalam KLB Demokrat di Sumut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Korban berjatuhan saat demo antikudeta Kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY di Partai Demokrat.

Kericuhan terjadi ketika massa pro-KLB mendatangi lokasi massa kader Demokrat pimpinan Ketua DPD Demokrat Sumut Herri Zulkarnain berkumpul.

Kegiatan Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat yang diselenggarakan oleh Jhoni Allen Marbun di hotel The Hill and Resort Sibolangit akhirnya ricuh, Jumat (5/3/2021).

Foto: <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/moeldoko' title='Moeldoko'>Moeldoko</a> dan Darmizal. Partai Demokrat pecat 7 kader partai.

(Foto: Moeldoko dan AHY. Kericuhan pecah antara massa pro-KLB dan pro-AHY. Korban berjatuhan. Moeldoko jadi Ketum Partai Demokrat gantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Massa pro KLB yang tadinya berada di dalam hotel bergerak menuju SPBU, tempat massa kader Demokrat pimpinan Ketua DPD Demokrat Sumut Herri Zulkarnain berkumpul.

Sesampainya di SPBU, massa pro KLB berteriak-teriak.

Massa pro KLB minta massa Herri Zulkarnain bubar dan meninggalkan lokasi.

Karena mendapat perlawanan, massa pro KLB kemudian menendang pembatas besi milik SPBU.

Selanjutnya, massa pro KLB yang terlihat membawa besi dan kayu menyerang massa Herri Zulkarnain.

"Kami tadi lagi konsolidasi dengan seluruh Ketua DPC di Sumut. Tiba-tiba datang massa dari hotel menyerang kami," kata anggota Demokrat pimpinan Herri Zulkarnain.

Saat bentrokan pecah, kader Demokrat Sumut yang berada di SPBU kena pukul benda tumpul.

Sejumlah korban berjatuhan dan mengalami luka akibat pukulan besi dan kayu.

Dari amatan www.tribun-medan.com, saat bentrokan terjadi, tak satupun aparat penegak hukum yang terlihat.

Massa dibiarkan begitu saja saling baku hantam di areal SPBU.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved