Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Pandemi Covid-19 Sudah Setahun, Ketua DPRD Punya Kesan Ada Anggapan Pandemi Hal Biasa

Ketua DPRD Sulut dr Fransiskus Andi Silangen punya kesan sepertinya masyarakat beraktivitas sepertinya tidak ada Covid 

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Ryo Noor
Ketua DPRD Sulut dr Fransiskus Andi Silangen 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pandemi Covid 19 sudah berlangsung kurang lebih setahun.

Ketua DPRD Sulut dr Fransiskus Andi Silangen punya kesan sepertinya masyarakat beraktivitas sepertinya tidak ada Covid. 

Meski sudah setahun berlangsung, Silangen menilai langkah testing harus masih dilakukan masif

"Setiap masuk daerah publik harus tes, selain untuk mengetahui, lama-lama orang akan sadar, bahwa, kita beraktivitas dalam kondisi tidak normal, ada wabah," kata dia.

Baca juga: Satu Tahun Covid-19, Tahun 2020 Cuma 23.031 Wisman Datang ke Sulut

Baca juga: Masyarakat Gorontalo Berikan Gelar Ti Eyanggu Kepada Iskandar Kamaru

Baca juga: Dorong Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno Kampanyekan Motor Listrik Karya Anak Bangsa

Memang saat ini untuk melakukan testing masih terbatas, kalau masif harusnya seluruhnya tes

Selain tes anti bodi,  anti gen dan PCR, Ia mengatakan, saat ini ada tes baru namanya tes genos

"Ada yang baru namanya tes genos, ke depan anjurkan kepemerintah kasih masif tes," ungkapnya

Baca juga: 13 Orang Tewas, 12 di Lokasi, 1 di Rumah Sakit, Kecelakaan Maut Tabrakan Mobil SUV & Truk Besar 

Baca juga: Bos Kontraktor Tewas, Kecelakaan Maut Pajero Sport Hancur Tabrak Truk Kontainer, Sopir Ditahan

Baca juga: Muntahan Paus Berbobot 6 Kg Lebih Ditemukan Wanita Ini, Harganya Diperkirakan Rp 3,7 miliar

Ia menilai, pencegahan Covid yang menjadi prinsip dasar bagaimana masyarakat harus sadar dan harus terlibat aktif.

Pemerintah bertanggung jawab melindungi masyarakat, dan masyarakat harus berperan aktif, termasuk dalam kegiatan ekonomi.

"Misalnya pembatasan jam malam, orang bilang Covid siang, Covid malam kan sama. Kalau di malam hari itu orang pada suka berkumpul," ungkapnya.

Baca juga: Peringatan Dini Besok Kamis 4 Maret 2021, BMKG: 17 Provinsi Potensi Cuaca Ekstrem

Baca juga: Gelora Ambang dan Mimpi Besar Dispora Kotamobagu

Masyarakat sadar tidak perlu berkumpul tinggal saja di rumah.

"Peran serta masyarakat luar biasa. Pemerintah bertanggung jawab mengawasi proses ini.

Tidak terlalu harus upaya ada hukuman. 

"Kita lihat ada 3T (tes, tracing dan treatment) bagian pemerintah, 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) itu masyarakat," kata Silangen. (ryo)

Baca juga: PERINGATAN DINI Kamis 4 Maret 2021, BMKG:Daerah Potensi Cuaca Ekstrem Hujan Lebat & Gelombang Tinggi

Baca juga: Tatap Direct Call ke Singapura, Bea Cukai dan BKIPM Manado Gelar Kelas Ekspor

Baca juga: Sosok Khairul alias Ilur MIT, Menantu Teroris Santoso Tewas Ledakkan Diri di Poso, Peneror Warga

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved