Breaking News:

Berita Kotamobagu

Gelora Ambang dan Mimpi Besar Dispora Kotamobagu

Gelora Ambang diresmikan pada tanggal 5 Juni 1983, oleh Gubernur KDH Tingkat I (Satu) Sulawesi Utara (Sulut) G. H. Mantik.

tribunmanado.co.id/Theza Gobel
Kondisi Gelanggang Olahraga (Gelora) Ambang saat ini. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sudah cukup lama Gelanggang Olahraga (Gelora) Ambang sepi dari ajang olahraga. 

Meski begitu, setiap sore ada yang latihan sepak bola, atau sekadar duduk santai di tribun yang sudah cukup reyot.

Gelora Ambang diresmikan pada tanggal 5 Juni 1983, oleh Gubernur KDH Tingkat I (Satu) Sulawesi Utara (Sulut) G. H. Mantik.

Kala itu, Bolaang Mongondow masih dinahkodai oleh Bupati Jambat Damopolii. ‘Golden era’ Gelora Ambang dimulai pada tahun 1985 hingga memasuki awal tahun 2000.

“Sempat menjadi arena pacuan kuda yang ramai hingga tahun 1990-an. Fungsinya ganda, selain untuk pacuan kuda, juga untuk motor cross," kenang Anugrah Begie Chandra Gobel, Ketua Bapemperda DPRD Kotamobagu ketika bersua dengan media ini Rabu (03/03/2021). 

Saat itu, Stadion sepakbola, kolam renang, lapangan tennis dan lapangan basket juga sudah ada.

Kondisi Gelanggang Olahraga (Gelora) Ambang saat ini.
Kondisi Gelanggang Olahraga (Gelora) Ambang saat ini. (tribunmanado.co.id/Theza Gobel)

"Tapi sekarang beginilah keadaannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotamobagu, Marham Anas Tungkagi mewartakan mimpi besarnya akan Gelora Ambang ini. 

“Masa kejayaannya meredup ketika berakhirnya zaman pemerintahan Marlina Moha Siahaan," terang Marham.

"Saat ini saya diberi kepercayaan menjadi Kepala Dispora Kotamobagu, banyak visi yang ingin saya realisasikan, salah satunya ialah kebangkitan Gelora Ambang,” jelasnya penuh semangat. 

Halaman
12
Penulis: Theza Gobel
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved