Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Teknologi Membuat Keberadaan Tuhan, Tidak Lagi Menarik Diperbincangkan

Manusia seolah mempunyai kuasa mutlak untuk mengadakan kehidupan atau meniadakannya.

Editor: Fistel Mukuan
Ist
Kisah Timotius, Uskup Kristen Abad Pertama dan Pemuda Saleh yang Miliki Pengetahuan Alkitabiah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling mulia.

Sebagai manusia umat kristen diwajibkan untuk terus merenungkan firman Tuhan.

Firman Tuhan bagi umat Kristen sebagai pedoman untuk hidup yang kekal.

Dalam firman Tuhan, Mazmur 104:1 - "Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak"

Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.

Manusia mempunyai akal budi, lengkap dengan cipta-rasa-karsanya, berpotensi untuk memelihara kehidupan, ditempatkan sebagai patner oleh Allah untuk berkuasa atas ciptaan yang lain, dan implikasinya terjadi banyak kemajuan ilmu dan teknologi seperti yang kita dapat nikmati hasilnya hari ini.

Namun pada sisi lain, manusia juga berada pada posisi perusak ulung bagi alam semesta.

Jika secara alamiah perubahan muka bumi bisa terjadi dalam hitungan ratusan tahun atau ribuan tahun, kemajuan teknologi ternyata telah merusak alam dalam hitungan puluhan tahun saja.

Eksplorasi kekayaan alam telah mengeksploitasi bumi dengan cara yang tidak terbayangkan.

Peralatan canggih dalam skala besar dibuat dalam rangka memperoleh keuntungan semaksimal mungkin.

Tanpa disadari pada setiap jalur eksplorasi telah merusak bumi dengan cara yang dramatis.

Jika binatang membunuh hanya didorong oleh keinginan untuk menghilangkan lapar, sehingga frekuensinya tetap membuat alam seimbang, manusia membunuh didasarkan pada kebencian dan keserakahan.

Ilustrasi berdoa kristen
Ilustrasi berdoa kristen ()

Pembunuhan terjadi secara massal dalam bentuk peperangan.

Penghilangan nyawa terjadi secara sistematis, menjadi tragedi yang memilukan dalam sejarah peradaban manusia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved