Bandara Sam Ratulangi
Pembangunan Bandara Sam Ratulangi Dekati 90 Persen, Adhi Karya Ajukan Perpanjangan Kontrak
Minggus Gandeguai mengatakan, hingga 28 Februari 2021, pekerjaan keseluruhan sudah mencapai 80 persen sekian sesuai dokumen kontrak.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado memacu pembangunan terminal baru serta pekerjaan harmonisasi terminal lama.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus Gandeguai mengatakan, hingga 28 Februari 2021, pekerjaan keseluruhan sudah mencapai 80 persen sekian sesuai dokumen kontrak.
"Angka ini belum termasuk dengan work in progress atau pekerjaan yang sedang berjalan. Adendum kontrak masih berproses," ujar Minggus kepada Tribun Manado, Selasa (02/03/2021).
Pihaknya menargetkan proyek perluasan jni selesai bulan ini atau April 2021 seperti yang disampaikan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.
Meskipun demikian, Minggus bilang, pekerjaan mengalami kendala produksi dan pengiriman material dan peralatan yang diimpor.
Peralatan dimaksud ialah Baggage Handling System (BHS) yang harus diimpor dari Selandia Baru dan India.
Selain itu, ada aluminium composite panel dari Jerman
"Pemberlakuan kebaikan terkait pandemi Covid-19 saat ini dari negara produsen peralatan. Hal ini menjadi penyebab mundurnya kedatangan material," jelasnya.
AP I memperkirakan, material dan peralatan tersebut bisa tiba di Manado pada Bulan Mei atau Juni 2021.
Minggus menjelaskan, selain pembangunan terminal baru, ada pekerjaan harmonisasi terminal lama agar bisa mewujudkan kesatuan estetika.
Dijelaskan, pelaksana proyek PT Adhi Karya telah mengajukan perpanjangan waktu sampai 30 Juli 2021.
"Hal ini masih akan dievaluasi lagi oleh Manajemen Konstruksi Artefak Arkindo. Kami menunggu hasil evaluasi tersebut," jelasnya.
Ia mengatakan, akan melaporkan hal tersebut ke Gubernur Sulut.
"Kami akan sampaikan ke Pak Gubernur. Kami optimis proyek ini selesai dengan baik," kata Minggus.
Ia memohon doa masyarakat Sulut agar proses pembangunan selanjutnya berjalan lancar.
Pembangunan Bandara Internasional Samrat Manado meliputi pembangunan terminal baru yang nantinya dimanfaatkan untuk kedatangan penerbangan internasional dan domestik.
Selain itu, PT AP I melakukan harmonisasi atau mempercantik desain dan tampilan terminal yang lama sehingga bisa sesuai dengan terminal baru.
Di terminal baru ini nantinya akan ada tiga gate penerbangan sehingga Bandara Samrat punya tujuh pintu penerbangan.
Sementara, garbarata bertambah dua jadi lima unit. Khusus di terminal baru, satu garbarata di gate tujuh bahkan punya dua belalai.
Konter check in pun ditambah dari 30 bakal jadi 45. Untuk pengambilan bagasi, akan bertambah tiga unit di terminal baru.
Ke depan, Bandara Samrat ini dari sisi fasilitas, layanan dan tampilan akan setara dengan Bandara Balikpapan, Terminal 3 Soetta, Bandara Makassar dan Yogyakarta," ujar Minggus.
Dari sisi interior, Bandara Internasional Sam Ratulangi mengusung desain elegan dan mewah. Desainnya memuat ciri khas Sulut seperti ornamen Kain Bentenan dan daun kelapa. (ndo)
• Gempa Bumi Selasa (02/03/21), Belum Diketahui Kerusakan dan Korban, Ini Lokasi dan Magnitudo Gempa
• Pilkada Telah Selesai, Bupati Sachrul Mamonto Ajak Masyarakat Boltim Bersatu Bangun Timur Totabuan
• DLH Bolsel Sosialisasikan Penegakan Hukum dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ke Warga Pinteng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tinjau-pembangunan-terminal-bandara-samrat.jpg)