Tomohon
Buku Bertajuk Nasionalisme Dalam Seni dan Pemerintahan a-tribute to Henk Ngantung Segera Diluncurkan
Naskah buku karya Judie J Turambi SH mengangkat nasionalisme Henk Ngantung sebagai anak daerah lewat karya-karya lukisan sketsa sejarah.
Penulis: Hesly Marentek | Editor: Dewangga Ardhiananta
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam peringatan 100 Hendrik 'Henk' Hermanus Joel Ngantung (1 Maret 1921 - 1 Maret 2021) diwarnai dengan peluncuran naskah buku bertajuk Nasionalisme Dalam Seni dan Pemerintahan a-tribute to Henk Ngantung.
Naskah buku karya Judie J Turambi SH mengangkat nasionalisme Henk Ngantung sebagai anak daerah lewat karya-karya lukisan sketsa sejarah.
Malahan lewat karya-karyanya, Henk Ngantung diangkat Presiden Ir Soekarno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 1960-1964.
Baca juga: Aparatur Sipil Negara Bolsel Diminta Jangan Bekerja Setengah Hati
Baca juga: Chord Berbeza Kasta - Thomas Arya, Kunci Gitar Dasar C, Lirik Lagu Haruskah Berakhir sampai di Sini
Baca juga: Ketua DPRD Sulut Fransiskus Silangen, Dokter Ahli Bedah yang Kepalang Basah Masuk Dunia Politik

Selanjutnya menjabat Gubernur DKI Jakarta sejak 27 Agustus 1964 sampai 15 Juli 1965.
"Nantinya, buku setebal 150 halaman tersebut ditargetkan terbit pada tahun ini," kata Turambi.
Dia menerangkan BAB 1 hingga BAB 4 buku ini memuat hasil riset kecil terkait kehidupan Henk Ngantung di Kota Tomohon.
Serta ulasan ini belum pernah ditulis oleh penulis nasional.
Salah satu kisah menarik seperti pada tahun 1937, Henk Ngantung pernah menjual lukisan dengan menempuh perjalanan dari Tomohon ke Manado.
"Hal tersebut dilakukan demi mengumpulkan uang supaya dapat merantau ke Pulau Jawa," ungkap Turambi yang juga merupakan penyusun buku Babe Palar.
Begitu juga rumah kenangan Henk Ngantung yang masih kokoh berdiri di Kelurahan Matani Dua, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon.
"Kami berharap, diterbitkannya buku ini menjadi cikal bakal ditetapkannya Henk Ngantung sebagai pahlawan nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia," tandas Turambi.
Adapun dalam peluncuran buku ini dihadiri Tokoh Masyarakat El Paat, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon Dolvin Karwur,
Dr Ivan Kaunang Dosen Sejarah FIB Unsrat, Arie Tulus dosen Seni Lukis FBS Unima, Maria Budiyatmi dosen seni Lukis FBS Unima,
Ben Palar tokoh Budayawan Minahasa, Keluarga Ngantung - Najoan, serta Marie Montolalu dan Anie Montolalu (Tetangga Henk Ngantung).
(Tribun Manado/ Hesly Marentek)
Baca juga: Chord Mencari Alasan - Exist, Kunci Gitar Dasar C, Lirik Lagu Ikhlasnya Hati Seringkali Disalah Arti
Baca juga: Harga Mobil Toyota Turun sampai Rp 65 Juta, Pajak 0 Persen Berlaku Mulai Hari Ini
Baca juga: Oknum TNI Dipecat Karena Selingkuh Dengan Istri Atasan, Bermula Saat Bertemu di Taman Kota
TONTON JUGA: