Sulut Maju

Olly Dondokambey Beber Strategi Pemerintah Atasi Banjir Kota Manado

Istimewa
Strategi Olly Dondokambey atasi Banjir 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulut Olly Dondokambey memprioritaskan mengatasi masalah banjir Kota Manado di periode kedua pemerintahan bersama Steven Kandouw.

"Setiap tahun banjir, kerugian material kita tahu persis sangat mahal," ujar Olly beberapa waktu lalu.

Sebab itu, masalah banjir ini harus segera diatasii Sejumlah formula mengatasi banjir siap dilaksanakan,

mulai dari pembangunan infrastruktur, hingga membangun sinergitas dengan pemerintah Kota Manado.

Baca juga: SBY Turun Gunung Selamatkan AHY, Incar Kader dan Eks Kader Gentayangan: Cari Mangsa Kanan-Kiri

Baca juga: Ingat Sertu Rizka? Anggota TNI yang Buat Jenderal Andika Terharu, Tumor Otaknya Kini Sudah Menjalar

Baca juga: Pdt Lucky Rumopa: Menolak SMSI, Jangan dengan Cara Melanggar Tata Gereja GMIM

Pertama, infrastruktur utama masalah ini yakni Bendungan Kuwil-kawangkoan

"Tahun ini pembangunan bendungan selesai," kata Olly.

Bendungan dibangun biasanya untuk irigasi pertanian, namun khusus Bendungan Kuwil - Kawangkoan digunakan untuk mengendalikan volume air menuju Kota Manado kala hujan lebat mengguyur Manado dan sekitarnya

"Manado kita benahi infrastruktur bendungan dan sungai agar saat hujan tak banjir," ungkap dia

Baca juga: Cuaca 33 Kota Besok Jumat 26 Februari 2021, BMKG: Ini Wilayah yang Potensi Hujan Seharian

Baca juga: Alat Uji Covid-19 Keluaran UGM GeNose Mulai Diujicoba di Manado, Hasil Keluar tak Sampai 1 Menit

Bendungan Kuwil-kawangkoan rupanya belum cukup, Gubernur Olly mengatakan, perlu lagi dibangun Bendungan Sawangan

Selain didukung pembangunan infrastruktur, Olly-Steven juga punya modal sinergitase dengan pemerintahan baru Kota Manado dipimpin Andrei Angouw dan Richard Sualang. 

Olly mengharapkan agar sinergitas dengan pemerintah kabupaten dan kota di Sulut dapat terus dibangun sehingga permasalahan darurat yang dialami oleh suatu daerah dapat cepat terselesaikan.

"Sinergitas pemerintahan itu harus ada, supaya kita menangani persoalan-persoalan darurat yang tidak bisa kita tangani sendiri," katanya.

Baca juga: Susi Pudjiastuti Resah Mahfud MD Mencatutnya Menteri KKP: Trenggono Marah Sama Saya

Baca juga: Promo Alfamart 25 Februari 2021, Harga Hemat hingga Diskon hingga 54 Persen, Cek Katalog di Sini

Proyek Waduk Kuwil
Proyek Waduk Kuwil (Tribun manado / Arthur Rompis)

Normalisasi Sungai

Selain bendungan untuk mengendalikan air di hulu, pemerintahan sudah lama merencanakan melakukan normalisasi sungai di Kota Manado.

Kendalanya, daerah bantaran sungai sudah dijejali pemukiman warga.

Sebagian contoh normalisasi sungai yang nampak sudah dibangun di lokasi DAS Tondano Kota Manado. Dari jembatan Miangas, hingga ke hilir teluk Manado.

Meski begitu belum semua bantaran tersentuh.

Baca juga: Di Susi Cek Ombak, Susi Pudjiastuti Tegur Mahfud MD, Resah Disebut Menteri KKP: Trenggono Marah

Baca juga: Sosok Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, Perwira Tinggi yang Kini Jadi Waksad, Ini Biodatanya

Dari jembatan Miangas terbentang pemandangan proyek normalisasi DAS Tondano, persisnya di aliran sungai daerah  Komo Luar.

Adapun proyek normalisasi DAS Tondano dibangun berupa struktur tepian sungai diperlebar dengan konstruksi beton.

Selain itu disiapkan juga jalan inspeksi. Bahkan bisa dikembangkan dikemudian hari dengan taman. Saat debit air meningkat konstruksi itu bisa menahan arus agar tak jebol. 

DAS Tondano
DAS Tondano (tribunmanado.co.id/Dewangga Ardhiananta)

Proyek Normalisasi DAS Tondano sempat berlarut-larut penyelesaiannya, 

target pembangunan terhambat karena berkutat dengan masalah pembebasan lahan di tepian DAS.

Meski demikian proyek itu terus dipacu,  belakangan konstruksi yang paling nampak mencolok berada di lokasi dekat jembatan Miangas. 

Konstruksi beton nampak dibangun di tepian DAS. 

Proyek normalisasi sungai di kota Manado belakangan kembi dibahas Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw ketika rapat virtual dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022

secara virtual  Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dan diikuti oleh enam provinsi lainnya

Baca juga: 5 Bupati/Wali Kota Dilantik Besok, Hari ini Jalani Swab PCR, Jika Positif Ini yang Bakal Terjadi

Baca juga: Alat Uji Covid-19 Keluaran UGM GeNose Mulai Diujicoba di Manado, Hasil Keluar tak Sampai 1 Menit

Wagub memaparkan tiga proyek prioritas Provinsi Sulut, satu di antaranya, berkaitan dengan normalisasi sungai yang bermuara di Kota Manado. 

Luapan air sungai menjadi penyebab utama banjir besar pada saat intensitas hujan tinggi.

“Normalisasi sungai yang bermuara di Manado, di mana ini menjadi momok di media-media nasional sebelum banjir di Jakarta dan daerah-daerah yang lain,” terangnya.

Proyek normalisasi ini ditangani pusat

“Kami bermohon kepada bapak menteri untuk membantu kita menormalisasi sungai-sungai yang ada di kota Manado," ujarnya. (ryo)

Baca juga: Sosok Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, Perwira Tinggi yang Kini Jadi Waksad, Ini Biodatanya

Baca juga: Beda Perlakuan Ariel NOAH Saat Bersama Agnez Mo Dibanding BCL Disorot, Alasan Jomblo Terbongkar

Baca juga: Keluarga dan Orangtua Ashanty Bukan Orang Sembarangan, Istri Anang Lahir dari Keluarga Ternama

YOUTUBE TRIBUN MANADO: